Kamis 10 Sep 2015 13:36 WIB

Wisata Belanja Difavoritkan Separuh Turis di Bali

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Indira Rezkisari
Belanja menjadi kegiatan yang paling digemari wisatawan mancanegara saat di Bali, kegiatan ini diikuti oleh wisata budaya.
Foto: EPA
Belanja menjadi kegiatan yang paling digemari wisatawan mancanegara saat di Bali, kegiatan ini diikuti oleh wisata budaya.

REPUBLIKA.CO.ID, Pulau Bali dikenal karena keindahan alam dan budayanya yang menghipnotis kunjungan para wisatawan mancanegara (wisman). Meski sedang berada di Surga Dunia, lebih dari separuh wisman yang datang ke Bali tetap saja memfavoritkan wisata belanja dan kesehatan.

Survei Perilaku Wisatawan Mancanegera (Superwisman) oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali menunjukkan wisata kreasi (artificial based) paling disukai turis asing yang datang ke Bali hingga 56,02 persen. Jenis aktivitas paling tinggi untuk wisata kreasi ini adalah berbelanja, termasuk shopping, sightseeing, dan helath beauty tourism.

"Wisata budaya (cultural based) justru menempati posisi kedua sebesar 22,82 persen," kata Kepala Kantor Perwakilan BI Bali, Dewi Setyowati di Denpasar, Kamis (10/9).

Khusus wisata budaya, wisman di Bali paling menyenangi atraksi seni dan budaya, serta kunjungan tempat-tempat bersejarah. Sebanyak 22,16 persen wisman lainnya memilih memfavoritkan wisata alam (nature based) dengan aktivitas utama olah raga, wisata bahari, dan petualangan.

Kabupaten Badung, Gianyar dan Denpasar masih menjadi tujuan kunjungan favorit wisman di Bali tahun ini dengan porsi masing-masingnya 35,65 persen, 22,59 persen, dan 19,90 persen. Setelah mengunjungi Bali, kata Dewi, banyak wisman yang berniat mengunjungi destinasi lain di luar Bali, namun masih berdekatan dengan Bali, yaitu Pulau Gili Trawangan di Nusa Tenggara Barat, serta Pulau Komodo dan Danau Kelimutu di Nusa Tenggara Timur.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sebelumnya mengatakan penerapan konsep Great Bali akan menjadikan Bali sebagai pintu masuk atau hub wisman ke daerah-daerah sekitarnya. Bali ke depannya bukan satu-satunya fokus wisman, melainkan juga wilayah sekitarnya, yaitu Banyuwangi di Jawa Timur, dan Lombok di NTB.

"Wisman di Bali juga bisa diarahkan ke Lombok dan Banyuwangi," katanya dijumpai terpisah.

Survei BI Bali tahun ini menunjukkan bahwa 40,5 persen wisman yang menjadi responden menyatakan mereka berkeinginan untuk berkunjung ke NTB dan NTT. Sebanyak 59,5 persen wisman lainnya menyatakan belum berencana untuk mengunjungi kedua wilayah di Nusa Tenggara tersebut karena masih ingin mencari informasi destinasi wisata yang lebih lengkap dari keduanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement