REPUBLIKA.CO.ID, Bila biasanya Anda berkunjung ke sebuah pulau dan terdapat kehidupan manusia seperti pada umumnya, hal tersebut tak akan Anda jumpai di pulau ini. Pasalnya, pulau ini manusia menjadi kaum minoritas. Kok bisa?
Pulau Kangguru ditemukan oleh Matthew Flinders pada tahun 1802. Ia terkejut ketika menemukan pulau ini, tidak ada kehidupan manusia, yang ada hanya bangsa masupial atau yang kita kenal dengan nama Kangguru saat ini.
Pulau ini berada dekat dengan Adelaide, sekitar 13 mil jauhnya. Untuk sampai ke pulau ini anda bisa menaiki kapal ferry dari Cape Jarvis. Di pulau ini manusia menjadi minoritas, terhitung jumlah manusia pada pulau ini sekitar 4.500 jiwa, sedangkan jumlah Kangguru disini lebih dari puluhan ribu dan ditafsir hampir mendekati angka 60.000 ekor.
Tak heran pulau ini dijuluki dengan “Galapagos Australia” dikarenakan terlihat dari cara makhlk hidup berevolusi dari pulau ini setelah pulau yang dulunya menyatu dengan Australia ini harus terpisahkan oleh laut.
Pulau ini sangat indah, selain Kangguru masih banyak spesies hewan lainnya. Seperti burung pelikan dari Australia, Walabi, Possum, Ular, Elang, Banteng dan anda dapat melihat Koala yang sedang bermalas-malasan.
Penduduk pulau ini sebagian besar adalah peternak sapi dan domba dan memiliki kebun kecil dirumahnya. Sedangkan pusat yang dibilang sebagai “kota” dinamakan Kingscote yang berisikan toko-toko dan pub di sepanjang jalan. Di pulau ini juga terdapat sebuah taman nasional yang dinamakan Flinders Chase National Park.