Sabtu 08 Aug 2015 08:52 WIB

Ingin Wisata Halal Bareng Keluarga? Coba ke Turki

Lampu-lampu Ramadhan di Turki
Foto: worldbulletin
Lampu-lampu Ramadhan di Turki

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berwisata bersama keluarga tentu menjadi hal yang menyenangkan. Mengunjungi tempat-tempat baru dan belajar tentang budaya setempat, dijamin memberi kehangatan dan keakraban yang tinggi bagi Anda dan keluarga. 

Nah jika Anda ingin mencari satu destinasi di luar Asia, dengan kondisi wisata yang memenuhi unsur syariat, Turki bisa menjadi pilihan. Negara ini menawarkan berbagai destinasi menarik, mulai dari sejarah peradaban Islam hingga tempat-tempat eksotis yang dijamin seru jika disambangi bersama keluarga. 

"Destinasi Turki sangat menarik. Selain sejarah Romawi, juga karena kekhalifahan dulu pernah ada di Turki. Rambut Rasulullah juga ada di sana," ujar Cheriatna, Direktur Utama Cheria Travel saat ditemui di kantornya beberapa waktu lalu. 

Ia mengatakan, keseriusan pemerintah Turki dalam memajukan pariwisata membuat wisatawan akan dengan nyaman menjelajahi seluruh pelosok Turki. Sebut saja macam seperti menyambangi Blue Mosque, Masjid Biru terbesar di Istanbul, Hagia Sophia, gereja Yang pernah berubah fungsi menjadi massjid dan kini menjadi Museum. 

Atau juga Topkapi Palace yang merupakan istana Sultan jaman dahulu serta membelah selat Dardaneles dengan kapal feri. 

Ada juta Ephesus Ancient city yang merupakan reruntuhan kota terbesar Romawi di bagian timur dimana terdapat bangunan perpustakaan Celcius Hadrian Temple, Marble Street dan Agora.

"Bagi keluarga, kenapa bisa jadi favorit karena memang banyak sejarah, berpetualang bersama ke kota-kota yang punya pesona tersendiri," kata dia. 

Paket wisata Turki, ujar Cheriatna memang menjadi salah satu andalan pihaknya. 

"Tidak hanya paket wisata langsung ke Turki, tapi juga paket umrah plus Turki. Ini yang belakangan menjadi favorit. Jadi tak hanya ibadah tapi juga sekaligus liburan," ujar Cheriatna. 

"Semua perjalanan terpenuhi dari unsur syariat, makanan kita juga sesuaikan dengan lidah orang Indonesia," kata dia. 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement