Kamis 06 Aug 2015 08:55 WIB

Orang Depresi Lebih Banyak Habiskan Waktu dengan Ponsel

Rep: C27/ Red: Winda Destiana Putri
Depresi (ilustrasi).
Foto: tribune.com.pk
Depresi (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Menurut sebuah penelitian, orang yang mengalami depresi dapat diidentifikasi melalui perilakunya menggunakan smartphone.

Mereka yang mengalami depresi menghabiskan empat kali lebih lama dalam sehari untuk menggunakan gadget. Menurut penelitian Prof David Mohr, mengungkapkan bahwa orang depresi sangat memungkinkan mengalihkan perasaan tersebut pada ponsel.

"Untuk menghindari berpikir tentang hal-hal yang mengganggu mereka," ujarnya yang dilansir dari Mirror, Kamis (6/8).

Ia menjelaskan, bahwa sangat penting mendeteksi seseorang dengan gejala depresi dan tingkat keparahan gejala tersebut tanpa melakukan serentetan pertanyaan. Ia lebih menekankan untuk memiliki ukuran yang objektif dari perilaku yang berhubungan dengan depresi.

Ponsel merupakan satu alat yang diam-diam bisa menyajikan data tanpa disadari oleh penggunanya. Hal ini dikuatkan oleh Psikolog klinik yang mengatakan bahwa orang-orang depresi cenderung tidak pergi kebanyakan tempat. Ini menunjukan hilangnya motivasi dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

"Ketika orang mengalami depresi, mereka cenderung menarik diri dan tidak memiliki motivasi atau energi untuk pergi keluar dan melakukan hal-hal lain," ujar dia.

Penelitian di Northwestern University di Illinois, Amerika Serikat, melakukan penelitian terhadap 28 orang dengan gejala depresi. Sebanyak 87 persen dari mereka berhasil mendiagnosis tanpa melalui serangkaian tes melalui pertanyan-pertanyaan. Penelitian ini mengemukakan ponsel pintar lebih handal mendeteksi depresi daripada pertanyaan harian.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement