Kamis 02 Jul 2015 20:31 WIB

Peneliti IPB: Perilaku Antisosial Remaja Bogor Tergolong Parah

Cyber bullying. Ilustrasi
Foto: .
Cyber bullying. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Beberapa kasus yang dialami remaja, khususnya siswa SMA yang terjadi akhir-akhir ini seperti kasus narkoba, tawuran, dan bullying  menunjukkan fenomena yang memprihatinkan di kalangan generasi muda. Berbagai kasus menunjukkan meningkatnya perilaku antisosial yang dilakukan remaja seperti kenakalan kriminal, asusila dan pergaulan bebas. 

Untuk itu sejumlah peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) meneliti “Kualitas Karakter dan Perilaku Antisosial Remaja di Bogor”. Para peneliti tersebut adalah Dwi Hastuti, Sarwititi Sarwoprasojo, Alfiasari dari Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, serta Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (Fema).

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas karakter remaja yang mencakup hormat santun, toleransi kepemimpinan, empati kejujuran dan tanggungjawab dengan perilaku antisosial remaja yang mencakup perilaku merokok, minuman beralkohol, penggunaan narkoba, free sex dan pornografi, tawuran, game online, dan bullying.

Penelitian dilakukan dengan melibatkan 400 siswa dan siswi SMA dan SMK negeri dan swasta di Kota dan Kabupaten Bogor baru-baru ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku antisosial remaja tergolong cukup parah dengan kisaran pelaku  0,5 hingga 39 persen, dengan proporsi game online, mengakses gambar porno, dan merokok cukup besar yaitu 28-39 persen terutama pada remaja laki-laki.

Selain itu dikatakan dalam penelitian bahwa proporsi pelaku antisosial lebih banyak ditemukan di perkotaan dibandingkan pedesaan. Kualitas karakter remaja di pedesaan yang menjadi partisipan dalam penelitian ini berada dalam kategori cukup baik dibandingkan remaja di perkotaan dan rata-rata remaja di pedesaan mempunyai kualitas karakter lebih baik dibandingkan remaja di perkotaan. Sementara itu kualitas karakter tidak menunjukkan adanya perbedaan antara remaja perempuan dan laki-laki kecuali untuk karakter tanggung jawab.

Hasil uji korelasi memperlihatkan hubungan yang negatif dan signifikan antara karakter dengan perilaku antisosial remaja. Ini menunjukkan bahwa semakin baik kualitas karakter akan semakin rendah perilaku antisosial. Penelitian ini terangkum dalam sebuah  Prosiding Seminar Hasil-hasil Penelitian IPB tahun 2012.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement