Kamis 02 Jul 2015 14:03 WIB

Buktikan Aman dari MERS, Korsel Gelar Famtrip

Rep: C37/ Red: Winda Destiana Putri
Jumpa pers Korea Travel Organization (KTO) di Jakarta
Foto: ROL/C37
Jumpa pers Korea Travel Organization (KTO) di Jakarta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Korea Tourism Organization Jakarta Office (KTO Jakarta) akan menyelenggarakan Familiarization Trip (Famtrip) bagi media-media Indonesia untuk mempromosikan 'Pariwisata Korea Aman dari MERS' pada akhir Juli nanti.

KTO Jakarta mencatat bahwa setelah terjadinya kasus penyebaran MERS di Korea, wisatawan asing yang membatalkan kunjungannya ke Korea mencapai 130.000 orang selama bulan Juni lalu. Dan di antaranya terdapat kira-kira 2.000 wisatawan Indonesia yang batal berkunjung ke Korea.

Oleh karena itu, Famtrip ini diselenggarakan dengan tujuan menghilangkan ketakutan wisatawan Indonesia terhadap infeksi MERS ketika berkunjung ke Korea.

"Karena yang bisa membuktikan bahwa Korea sudah aman dari MERS adalah orang lain, bukan dari pihak Korea sendiri. Nanti media bisa membuktikannya langsung dengan datang kesana," kata Oh Hyonjae, Direktur KTO Jakarta pada Rabu malam (1/7) di Kedutaan Besar Korea, Jakarta.

Oh menjelaskan, Famtrip ini akan didampingi oleh staf dari Kementerian Kesehatan Indonesia dan Dokter Ahli Penyakit Menular. Sebagai pakar, mereka dapat memastikan secara langsung dari lapangan bahwa Korea sepenuhnya aman dari MERS.

Tempat yang akan diliput adalah destinasi yang biasanya menjadi favorit wisatawan asing dan sudah kembali ramai sehingga dapat menunjukkan citra 'Pariwisata Korea yang Aman' kepada wisatawan Indonesia.

"Sebanyak 1.090 ribu wisatawan asing, yang berkunjung ke Korea selama sebulan terakhir ketika kasus MERS merebak, aman dari infeksi MERS," kata Oh.

Dengan tidak ditemukannya kasus infeksi MERS terbaru, lanjut Oh, hal tersebut memperlihatkan bahwa saat ini isu MERS sudah memasuki fase penurunan.

Famtrip ini diadakan di bulan Juli karena diperkirakan musim hujan di Korea akan berakhir di akhir bulan Juli. Sehingga besar kemungkinannya pemerintah Korea dan WHO akan mengeluarkan pernyataan bahwa kasus MERS di Korea telah berakhir dan tidak ada risiko infeksi lebih lanjut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement