Sabtu 23 May 2015 06:03 WIB

Pemalas Bisa Sebabkan Anda tak akan Pernah Menikah

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Winda Destiana Putri
Pernikahan.   (ilustrasi)
Foto: Republika/ Wihdan
Pernikahan. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Kebiasaan seseorang bisa memberi pengaruh negatif pada kehidupannya, bahkan mendorong orang itu menyimpang dari jalan yang benar, seperti keinginan untuk menikah.

Ini biasanya terjadi ketika seseorang menolak untuk bangun dari kesalahannya. Sayangnya, orang itu cenderung menyalahkan orang lain atas ketidakbahagiaannya.

Pendekatan ini tidak akan membantu Anda memecahkan lingkaran setan dan pertanyaan, mengapa saya belum menikah? Pernikahan merupakan keputusan penting dalam kehidupan. Jika benar-benar tidak ada yang mau menikah dengan Anda, akar masalahnya terletak pada kedalaman niat Anda.

Sudah saatnya Anda menyelami alam bawah sadar dan menemukan alasan yang meracuni diri serta membuat Anda 'jomblo abadi.' Ini diperlukan untuk perbaikan diri.

Kami yakin bahwa setiap orang bisa mengubah kebiasaan salahnya dan menjadi pribadi lebih baik. Semoga tips berikut biasa membantu Anda, dilansir dari Womanitely, Selasa (5/5).

Takut akan kenyataan hidup

Orang yang takut pada realitas dan kenyataan hidup tidak akan pernah menikah. Rasa takut akan menikah dan kekhawatiran setelah pernikahan memang normal dirasakan sebagai respons alami. Namun, jangan sampai hal itu berubah menjadi fobia. Ketika ketakutan dan fobia mengambil alih jiwa Anda, maka Anda akan menjadi pribadi yang terlalu sensitif dan emosional. Anda akan menjadi korban imajinasi perasaan negatif tersebut. Kepribadian yang terlampau malu-malu harus dihindari, sebab hidup ini adalah perjuangan tanpa henti. Jika Anda ingin mencapai sukses dalam kehidupan pernikahan dan karier Anda, Anda harus siap berjalan dan menghadapi realitas kerasnya kehidupan itu.

Menjadi pemalas pasif

Dalam kebanyakan kasus, orang yang hidupnya sendiri akan selalu sepi dan menjadi pemalas pasif. Mereka tidak mencoba mengambil inisiatif, tapi hanya ingin mengambil hal-hal yang baik saja dalam kehidupan. Jika percaya bahwa mereka harus menikah, mereka akan menikah. Jika tidak yakin dengan itu, mereka tak akan pernah menikah.

Hidup adalah hal yang dinamis. Anda memerlukan orang lain untuk menjadi aktif dan produktif. Jika Anda ingin lawan jenis menemukan Anda, lakukan hal-hal positif untuk mengekspresikan diri. Bagaimana mungkin Anda menemukan pasangan yang cocok di luar sana jika Anda menikmati hobi pasif Anda dengan mengurung diri sendiri di kamar atau rumah? Lakukan kegiatan yang berbeda, temukan teman, dan bergaullah.

Terlalu banyak syarat dan kriteria

Saat ini banyak orang memiliki standar terlalu tinggi, terutama ketika berbicara tentang kehidupan pribadi dan pernikahan. Kadang, prinsip-prinsip itu membuat mereka tak berpikir rasional, tetapi memprovokasi diri sendiri untuk menghakimi orang lain atas kekurangan dan kelemahan mereka.

Orang-orang yang tidak bisa berkompromi tidak akan penah menikah, sebab pernikahan yang sehat selalu didasari pada saling pengertian dan saling menghormati satu sama lain. Perempuan khususnya perlu mengingatkan diri sendiri bahwa kebiasaan mereka yang suka menyalahkan lawan jenis karena penghasilan rendah benar-benar merusak hubungan. Dengan segala cara, cobalah untuk tidak menyinggung perasaan orang-orang di sekitar Anda maka Anda akan menikah dalam waktu dekat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement