REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Konferensi Asia Afrika bukan hanya menjadi perhatian dunia dibalik kesuksesan sejarahnya. Akan tetapi, selain acara utama memeringati 60 tahunnya persitiwa tersebut, side events dirancang untuk promosi pariwisata bahkan pesta rakyat warga Bandung.
"Di Bandung resminya ada 10 events, tapi tidak resminya 50 events. Inilah pesta rakyat yang dibantu oleh 14 ribu relawan," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam jumpa pers Side Events Peringatan Konferensi Asia Afrika 2015 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (24/3/2015).
Rangkaian event promosi wisata tersebut terdiri dari Asia Afrika Carnival, Indonesia Heritage Exhibition, pameran dan workshop Kerjasama Selatan-selatan Triangular (KSST), penampilan grup band Slank, New Asia Youth Conference 2015 dan lain sebagainya.
"Yang paling seru nanti Asia Africa Carnival. Karena akan diikuti seluruh negara. Hari ini sudah konfirm 1.000 peserta. Sebagian dari luar, selebihnya dari Indonesia," kata Menpar Arief menambahkan.
Asia Africa Carnival ini rencananya akan berlangsung pada 25 April. Rangkaian acara ini merupakan agenda unggulan karena selain mempromosikan wisata, pagelaran ini juga akan melestarikan kebudayaan dan kesenian seperti pertunjukan 20 ribu orang yang akan bermain angklung.