Jumat 09 Jan 2015 09:21 WIB

Ingin Putus? Coba Cara-Cara Ini

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Indira Rezkisari
Jatuh hati
Foto: pixabay
Jatuh hati

REPUBLIKA.CO.ID, Pakar hubungan, Toby Green sering menerima klien yang ingin mengakhiri hubungan dengan pasangannya. Ya, kita semua punya momen memilukan ketika menyadari hubungan dengan sang kekasih harus berakhir.

Kadang-kadang pasangan melakukan sesuatu yang tak termaafkan, seperti tidak setia, kasar, atau berbohong. Namun, ada yang menanggapinya dengan terlampau ekstrim.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan supaya seseorang siap mengakhiri hubungan ala Toby Green. Seperti dilansir dari Body and Soul, Jumat (9/1).

1. Mengakui bahwa 'putus' adalah hal yang sulit dilakukan. Namun, Anda bisa menerimanya.

2. Ketika Anda ingin berpisah dengan pasangan, gunakan frase 'saya' atau 'aku,' bukan 'kamu' atau 'kita.' Sebab, Anda lah yang menginginkan hubungan itu berakhir.

3. Jelaskan alasan Anda ingin mengakhiri hubungan dengan spesifik mungkin. Ini supaya pasangan Anda tahu kebenarannya, sehingga dia tak perlu berlama-lama heran atau kebingungan tentang mengapa hubungan kalian berakhir.

4. Kata-kata yang paling menyedihkan adalah, "Aku benar-benar mencintaimu, namun hubungan ini tak bisa dilanjutkan lagi." Hindari menggunakan kalimat ini. Langsung saja ke pokok permasalahan.

5. Memberikan kabar sebelum berita buruk adalah prinsip yang bagus di sini. Misalnya, "Kamu adalah orang yang menyenangkan, fantastis, tapi..."

6. Jika memang Anda berniat putus karena bertemu sosok lain yang lebih baik, maka tak ada salahnya tetap menjelaskannya pada mantan pasangan Anda. Ini memang kejujuran pahit. Namun, ini jauh lebih nyaman setelah dikatakan karena mantan pasangan akan tahu duduk permasalahannya, bukan mengira putusnya kalian karena perpisahan tak diinginkan.

"Aku mencintaimu dan pernah berpikir kita akan selamanya bersama. Lalu, aku bertemu dengan seorang pria di tempat kerja. Jujur, kupikir aku jatuh cinta dengan dia." Ini adalah salah satu contoh kalimatnya. Jadi, tidak ada yang perlu disembunyikan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement