Jumat 02 Jan 2015 10:08 WIB

Wisatawan di Puncak Diimbau Waspada Longsor

Foto longsor di Puncak yang dilansir Twitter Polres Bogor Kota.
Foto: Twitter
Foto longsor di Puncak yang dilansir Twitter Polres Bogor Kota.

REPUBLIKA.CO.ID, CIBINONG -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengimbau masyarakat yang ingin berlibur (wisatawan) untuk mewaspadai bencana longsor, dan kenaikan permukaan air sungai.

"Perkiraan BMKG musim hujan akan terus terjadi di wilayah Kabupaten Bogor selama Januari, karena itu pengunjung tempat wisata hendaknya berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Yoes Sudrjat, di Bogor, Jumat.

Menurut dia, ada 22 titik lokasi rawan bencana di Kabupaten Bogor, dengan kawasan Puncak menjadi salah satu lokasi yang masuk dalam zona merah longsor.

Para wisatawan yang berlibur di kawasan Puncak untuk berhati-hati dan waspada terhadap zona merah tersebut dengan memilih lokasi hotel maupun vila yang aman jauh dari tebing maupun tanah labil.

"Pilih lokasi hotel atau vila yang kira-kira aman untuk ditempati, karena longsor bisa terjadi sewaktu-waktu saat musim hujan ini," katanya.

Beberapa wilayah yang rawan longsor di kawasan Puncak seperti Megamendung, Cisarua, Riung Gunung, Cipayung, dan Gunung Geuleis.

Yoes mengatakan, sejak malam pergantian tahun 31 Desember 2014 lalu, BPBD Kabupaten Bogor telah menetapkan siaga bencana dengan mengerahkan personel dan peralatan di sejumlah titik rawan.

Sekitar 210 personel gabungan telah ditempatkan di lokasi-lokasi rawan bencana seperti Puncak, Cisarua, Pamijahan, Babakan Madang, dan daerah lainnya.

"Kita juga menyiagakan dua alat berat Beco yang kita tempatkan di jalur Puncak. Hal ini untuk berjaga-jaga bila ada longsor, upaya penanganan bencana bisa lebih cepat, sehingga tidak mengganggu aktivitas warga," katanya.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement