Jumat 02 Jan 2015 07:32 WIB

Wisatawan di Bandung Mengeluh, Kenapa?

Kemacetan di Bandung (ilustrasi)
Foto: Republika/Edi Yusuf
Kemacetan di Bandung (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sejumlah wisatawan asal Jakarta yang menikmati libur Tahun Baru 2015 di Bandung mengeluhkan banyak kafe, toko dan outlet favorit mereka tutup, sehingga gagal menikmati liburan secara maksimal.

"Kafe dan outlet favorit kami tutup hari ini, banyak juga yang lainnya tutup. Sehingga kami terpaksa harus cari yang lain, sayang sekali," kata Heri, wisatawan asal Jakarta ketika ditemui di salah satu lokasi belanja di Bandung, Kamis.

Sebagian besar pusat pertokoan, serta tempat kuliner tutup pada liburan Tahun Baru 2015. Akibatnya beberapa tempat kuliner dan outlet yang buka, dipadati pengunjung.

Heri hersama keluarga yang sedang liburan di Bandung terpaksa akan pulang ke Jakarta Jumat (2/1) karena menunggu tempat oleh oleh favoritnya buka.

"Hari ini mau belanja oleh-oleh tapi banyak yang tutup, mungkin besok harus ke sini lagi, mudah-mudahan sudah buka," kata Heri, saat ditemui di Jalan RE Martadinata.

Heri bersama keluarga semula akan berbelanja oleh-oleh dari Bandung, tetapi pertokoan banyak yang tutup, sehingga besok, Jumat (2/1) rencananya berbelanja sebelum pulang.

Warga Jakarta banyak yang mengisi libur tahun baru di Bandung, mulai dari mengunjungi tempat wisata, belanja ataupun mencicipi kuliner khas kota kembang.

"Datang ke Bandung untuk mengisi liburan, jalan-jalan aja di sini, belanja, sambil nyoba makanan," katanya.Beberapa rumah makan dan kafe yang buka terlihat dipadati pengunjung, karena tidak semua tempat kuliner buka di hari pertama tahun 2015 itu.

Sementara arus lalu lintas di kawasan wisata Kota Bandung relatif lancar, meski di beberapa titik terjadi jubelan kendaraan yang parkir.

Kawasan yang banyak didatangi wisatawan dari luar kota khususnya Jakarta itu adalah Jalan Dago, Setiabudi, Riau, Cihampelas, dan Jalan Merdeka. Di kawasan itu terlihat ramai, kendaraan pelat B lalu lalang dan memadati tempat parkir.

 

 

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement