Jumat 26 Dec 2014 13:16 WIB

Ini Mengapa Keterbukaan Keuangan dalam Keluarga itu Penting (2)

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari
Suami istri mengobrol (ilustrasi).
Foto: Republika/musiron
Suami istri mengobrol (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, Keterbukaan keuangan dalam keluarga penting dan menjadikan harta suami juga harta istri dan hutang suami juga utang istri, begitu juga sebaliknya.

Dalam buku 'Make Your Own Plan! Perencanaan Keuangan Nggak Pake Ribet', perencana keuangan OneShildt Financial Planning, Pandji Harsanto CFP, dan perencana keuangan dari Tatadana Consulting, Diana Sandjaja, CFP, menjelaskan alasan lain pentingnya keterbukaan keuangan dalam keluarga yang dijelaskan kepada ROL, Jumat (26/12).

‪Kedua, dengan adanya keterbukaan dalam hal finansial maka suami istri dapat mengetahui posisi keuangan mereka saat ini, apakah surplus atau defisit, apakah keuangan mereka sehat atau tidak. Dengan mengetahui posisi keuangan mereka saat ini maka mereka akan bisa merencanakan keuangan mereka misalnya dana pensiun dan dana pendidikan untuk buah hati tersayang.‬

‪Modal awal yang harus dimiliki agar perencanaan keuangan bisa berhasil adalah kekompakan dan komitmen terhadap hubungan untuk saling membahagiakan. Kembali ke tujuan awal, sejahtera yang dimaksud tidak sekadar memiliki banyak uang, tapi juga kebahagiaan lahir batin yang dirintis bersama dengan pasangan.‬

Banyak contoh kasus di mana pasangan (suami) sering tidak tahu (atau tidak mau tahu) kalau pasangannya sebenarnya tersiksa dengan keadaan finansial yang ditutup-tutupi. Kecurigaan yang berlebihan terhadap keuangan juga akan menjadi bibit-bibit pertikaian yang berdampak tidak baik terhadap keharmonisan keluarga.

Idealnya, masing-masing pasangan berkomitmen untuk terbuka dan adil dalam keuangan rumah tangganya. Indikator yang bisa dilihat misalnya saling mengetahui besarnya pendapatan masing-masing pasangan.‬

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement