Sabtu 13 Dec 2014 08:00 WIB

Paska Ketegangan, Jumlah Wisatawan Mesir Meningkat 70 Persen

Rep: MGROL31/ Red: Winda Destiana Putri
Seorang wisatawan tengah berjalan-jalan di situs wisata, Egypt
Foto: News
Seorang wisatawan tengah berjalan-jalan di situs wisata, Egypt

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Jumlah wisawatan di Mesir meningkat tajam pasca ketegangan yang terjadi di Sinai pada tahun lalu.

Pada tahun 2013 kuartal ke tiga, wisatawan mesir hanya mencapai 2,77 juta akibat terjadi pemberontakan Islam di Sinai Utara, namun apabila dibandingkan dengan tahun ini, jumlah wisatawan mencapai 7,27 juta jiwa pada kuartal ketiga

Di saat yang sama di tahun lalu, Mesir dan beberapa negara lain memberlakukan jam malam dan peringatan perjalanan karena penghapusan tentara yang dilakukan Presiden Mohamed Mursi pada bulan Juli 2013.

Dan pada saat itu pula tindakan anarkis terjadi pada pendukung Ikhwanul Muslimin yang tewas pada salah satu periode paling berdarah dalam politik modern Mesir.

Para pejabat mengungkapkan bahwa pemberontakan itu hanya terjadi di sudut kecil Sinai jauh dari resor pantai populer di bagian selatan. Akan tetapi industri pariwisata mesir mengalami kemunduran pada bulan Februari akibat bis yang membawa wisatawan asal Korea dibom di dekat Taba di Sinai Selatan, dekan perbatasan Israel yang sering digunakan oleh wisatawan.

Sektor pariwisata merupakan sumber utama mata uang asing untu Mesir, pendapatan pariwisata Mesir dapat mencapai $ 12,5 milyar pertahun, dan pada semester pertama tahun 2014 Mesir mendapatkan $ 3 milyar dari 4,5 juta wisatawan yang berkunjung, dilansir dari News, Sabtu (13/12).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement