Sabtu 23 Aug 2014 06:30 WIB

Sabtu Ini, Festival Debus Dibuka

Seorang pemain debus jalanan melakukan atraksi di kawasan Pasar Baru, Jakarta, Kamis, (19/4). (Republika/Agung Fatma Putra)
Seorang pemain debus jalanan melakukan atraksi di kawasan Pasar Baru, Jakarta, Kamis, (19/4). (Republika/Agung Fatma Putra)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamen Parekraf) Sapta Nirwandar akan membuka  Festival debus Banten 2014, yang berlangsung di kawasan Mercusuar, Anyer, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Sabtu (23/8).

Wamen Parekraf Sapta Nirwandar mengatakan Provinsi Banten sebagai provinsi yang relatif baru bertekad menempatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai unggulan daerah.

“Provinsi Banten mempunyai potensi besar dalam bidang pariwisata dan ekonomi kreatif," katanya, Jumat (23/8).

Ia mengatakan Banten sejak lama dikenal dengan daya tarik wisata  sejarah antara lain Kesultanan Banten di Banten Lama, memiliki pantai menarik seperti Pantai Carita dan Pantai Anyer serta  keunikan masyarakat Baduy dan pertunjukan seni debus dan rampak beduk.

Sapta mengatakan, potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Provinsi Banten perlu dipromosikan secara kreatif di antaranya dengan menggelar event Festival deBus 2014 yang melibatkan seluruh stakeholder pariwisata baik dari unsur pemerintah, pelaku usaha pariwisata, para seniman, serta masyarakat Banten.

Dengan adanya kegiatan festival ini diharapkan akan menarik wisatawan Nusantara (Wisnus) maupun mancanegara (wisman) untuk datang ke Banten, khususnya ke Anyer yang relatif jaraknya dekat dengan Ibukota Jakarta.

"Kami mengharapkan agar festival ini diselenggaraan secara berkelanjutan sehingga nantinya akan menjadi kalender pariwisata Provinsi Banten maupun kalender pariwisata nasional. Penyelenggaraan festival seperi ini selain sebagai sarana promosi juga untuk melestarikan budaya masyarakat Banten serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pariwisata dan ekonoi kreatif,” kata Sapta.

Festival deBus 2014 akan dimeriahkan dengan berbagai atraksi menarik seperti pemecahan rekor MURI untuk pertunjukkan kreasi seni debus yang dilakukan oleh 2.000 hingga 2.500 peserta dari 6 kabupaten/kota Provinsi Banten. Masing-masing daerah akan menampilkan kreasi debus yang berbeda untuk difestivalkan dengan tingkat kesulitan yang dibatasi hanya tingkat ringan dan sedang, sedangkan tingkat kesulitan yang berat tidak ditampilkan untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan ketika festival berlangsung.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement