REPUBLIKA.CO.ID, CISARUA, JAWA BARAT -- Seruni Hotel memperkuat posisinya sebagai penginapan yang mengusung konsep ramah lingkungan. Terbaru, hotel yang berlokasi di Cisarua, Jawa Barat ini meluncurkan gerakan "Hidup 120 Tahun".
Gerakan yang dicanangkan tepat pada Hari Lingkungan Hidup 5 Juni 2014 mengajak masyarakat untuk peduli pada lingkungan. Dimulai dari kesadaran dalam membuang sampah.
"Kita sangat prihatin dengan kerusakan lingkungan, penebangan pohon sembarangan dimana-mana. Kita berusaha mengajak masyarakat untuk hidup dengan tidak merusak alam," ujar Harjoseno, pemiliki Seruni Hotel kepada wartawan usai acara pencanangan gerakan 'Hidup 120 Tahun', beberapa waktu lalu.
Ia menyebut, tanpa disadari hal kecil seperti membuang sampah dengan benar memberi pengaruh besar dalam kelangsungan kehidupan, baik secara individu ataupun lingkungan masyarakat.
Di acara tersebut pihaknya juga meluncurkan program pengelolaan sampah organik. Limbah dapur mereka diolah menjadi pupuk organik. Pupuk tersebut kemudian digunakan di ladang sayur yang hasilnya akan kembali digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur Seruni Hotel.
"Bila kita mendapatkan sayuran yang bebas dari zat kimia, dan kita konsumsi sayur mayur dan buah-buahan sebanyak 85 persen dari seluruh total asupan makanan kita, maka secara genetik sel-sel kromosom kita bisa mencapai hidup 120 tahun," papar Harjoseno.
Yossico Stephanie Miss Earth Indonesia Eco Tourism 2013 menyambut baik gerakan yang diluncurkan Seruni Hotel. Pasalnya tidak banyak pengelola hotel yang concern terhadap lingkungan.
"Semoga hal ini bisa diikuti oleh pengelola hotel yang lain," kata Yossico.
Sebelumnya Seruni Hotel juga telah mengaplikasikan pemanfaatan sumber energi alternatif, seperti pemanfaatan arus sungai dan tenaga surya untuk menghasilkan listrik.