Kamis 13 Feb 2014 17:14 WIB

Cara Menikmati Espresso Yang Benar

Rep: Nora Azizah/ Red: Indira Rezkisari
Seruput espresso pelan-pelan dan langsung habiskan.
Foto: Reuters
Seruput espresso pelan-pelan dan langsung habiskan.

REPUBLIKA.CO.ID, Di Italia secangkir espresso menjadi minuman wajib banyak warganya di pagi hari. Kedai kopi pun dipenuhi antrean tiap pagi. Mereka menunggu espresso kesukaan diracik dan diminumnya sambil berdiri. Setelah secangkir habis, mereka langsung pergi, tak berlama-lama di kedai kopi.

Tak semua kopi hitam bisa disebut espresso. Hanya kopi hitam dengan crema atau buih di bagian atasnya yang masuk kategori espresso.

Pemerintah Italia bahkan memiliki aturan yang mengharuskan setiap kedai kopi menyajikan espresso dengan takaran crema yang sesuai. Konsistensi membuat espresso di Italia konsisten nikmatnya.

Memiliki daya pikat, espresso saat ini sudah dijadikan gaya hidup. Di Indonesia espresso masih banyak disalahtafsirkan. Seharusnya, espresso dinikmati dalam ukuran kecil, sekitar 30 ml saja. Untuk menikmatinya pun tidak boleh lebih dari 20 detik,” lanjut Ronald Prasanto, praktisi kuliner sekaligus pegiat kopi.  

Seruput espresso pelan-pelan dan langsung habiskan. Cara menikmati kopi terbaik adalah murni tanpa gula. Tapi, menambahkan gula bukan berarti tidak boleh.

Meracik espresso juga tidak bisa sembarangan. Espresso didapat dari hasil ekstraksi bubuk kopi hitam dengan mesin khusus.

Mesin bekerja dengan menekan bubuk kopi. Begitu mengalir ke dalam cangkir, muncul crema atau buih berwarna emas kecokelatan. “Inilah yang disebut espresso,” ujar Ronald

Untuk takaran kopi standar, yakni sekitar tujuh hingga sembilan gram, dibutuhkan semburan air panas yang sudah diberi tekanan. Jumlah air mendidih yang dibutuhkan, yaitu sekitar 400 ml. Tapi, setelah menjadi espresso, tidak lebih dari 30 ml saja yang bisa dinikmati. Inilah hasil ekstraksi.

Ronald mengatakan, rasa espresso se harusnya sama di tiap negara. Namun, di sini letak uniknya kopi. Berbeda biji kopi maka lain pula rasanya. Lagipula, tidak ada rumus baku dalam meracik espresso. Kopi Arabica atau Robusta pun bisa digunakan, asal caranya benar.





Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement