Sabtu 11 Jan 2014 15:23 WIB

Kerugian Pariwisata di Thailand Capai 600 Juta dolar AS

Demonstran antipemerintah Thailand
Foto: Reuters
Demonstran antipemerintah Thailand

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK -- Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand menyatakan jumlah turis asing yang masuk ke negara itu menurun hingga 300.000 wisatawan akibat aksi unjuk rasa anti-pemerintah. Kerugian diperkirakan mencapai 20 miliar baht (sekitar 600 juta dolar AS).

"Jumlah kunjungan turis dari Cina, termasuk Hong Kong dan Taiwan diperkirakan akan mengalami penurunan substansial dari 20 Januari-1 Februari menjelang Tahun Baru China," kata kementerian itu.

Kementerian mengatakan, tingkat hunian hotel di Thailand akan mengalami penurunan 30 sampai 40 persen pada Januari. Sementara pemesanan tiket pesawat yang diperkirakan naik dua persen bulan ini kemungkinan akan turun sembilan persen pada Februari.

"Empat puluh lima negara telah mengeluarkan saran perjalanan khusus yang mendesak warga mereka agar berhati-hati saat mengunjungi Thailand," kata Kementerian Luar Negeri Thailand.

Kuwait sebelumnya mengeluarkan peringatan pada Kamis dan merekomendasikan warganya di Thailand untuk kembali ke tanah air, dan UEA menyarankan semua untuk menunda perjalanan yang mereka rencanakan ke Thailand, sementara Oman menyarankan semua untuk menghindari Bangkok.

sumber : Antara/Xinhua-Oana
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement