Rabu 23 Oct 2013 12:00 WIB

Tawa Renyah Pinggir Pantai di Kalianda

Peserta Outbound di salah satu pantai di Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan
Foto: Dudut Suhendra Putra/ist
Peserta Outbound di salah satu pantai di Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan

REPUBLIKA.CO.ID, KALIANDA, LAMPUNG SELATAN -- Tiupan angin pantai mengiringi tawa renyah puluhan orang yang tengah berkegiatan di salah satu pantai di Kalianda, Lampung Selatan.

Terbagi ke dalam beberapa kelompok, para peserta dengan serius namun santai mengikuti arahan instruktur untuk melakukan sejumlah gerakan, yang intinya bertujuan membangun kekompakan serta menumbuhkan rasa kebersamaan.

Mulai dari melewati rintangan dengan mata tertutup, memindahkan air di atas seutas tali yang terus meninggi atau melewati jaring laba-laba tanpa boleh terkena jaring sedikitpun.

Ada yang malu-malu, namun ada juga yang tak tahu malu. Namun pada akhirnya semua larut dalam keceriaan di bawah rindangnya pepohonan khas pinggir pantai.

Belum lagi mata yang dimanjakan dengan pemandangan cerah pantai. Mulai dari pasir putih memanjang hingga birunya air laut membentang.

"Ini sih doyan joget kayaknya," ujar seorang instruktur pada seorang peserta yang berkali-kali terkena hukuman karena salah mengikuti permainan.

Begitulah salah satu kegiatan yang bisa dilakukan di Grand Eltie Resort, satu dari lima pantai yang membentang di Kalianda. Lokasi ini cocok untuk melakukan kegiatan tersebut. Tidak hanya memiliki garis pantai yang panjang, lokasi ini juga memiliki bentangan daratan yang indah.

Bagi yang ingin menikmati keindahan alam, bersepeda menyusuri pantai atau menunggangi mobil kecil dengan mesin penggerak empat roda (ATV) sambil memandangi Gunung Rajabasa dan deretan pulau lainnya bisa jadi pilihan. Bermain kano menuju hutan bakau adalah alternatif lain.

Jika ingin menikmati fasilitas di dalam resort, anda bisa memilih kolam renang, sepak bola pantai, voli pantai atau bahkan bermain biliard seraya menikmati suara deburan ombak yang menenangkan.

"Itu salah satu pantai yang ada, lainnya ada pantai Seandanan, Pantai Bagus juga Merak Belantung," ujar Yansen Mulia, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan.

Kelima pantai itu berderetan sepanjang lebih dari lima kilometer, dengan keunikannya masing-masing. Namun secara umum, karakteristik yang dimiliki pantai-pantai tersebut adalah ombaknya yang tidak besar. Pulau-pulau yang ada di sekitar mampu meredam hantaman ombak.

"Pantai disini sering dijadikan masyarakat sebagai (tempat pertemuan) aula terbuka," ujar Yansen.

Kabupaten Lampung Selatan sendiri memiliki garis pantai lebih dari 200 kilometer. Tak ayal, masih banyak pantai lainnya yang bisa jadi pilihan. Sebut saja macam Pantai Alau-Alau, Pantai Wartawan, Pantai Canti atau Pantai Batu Ali. Bahkan ada satu pantai yang bisa menjadi salah satu spot untuk memancing.

Uniknya, pemancing tidak perlu repot-repot naik perahu ke tengah laut. Melainkan hanya melepaskan kail dari atas batu karang.

"Karena airnya memang dalam, sehingga sangat cocok untuk mereka yang hobi memancing," ujar Yansen.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement