Jumat 04 Oct 2013 17:14 WIB

Program WIN YG Juga Digemari Orang Tua

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Hazliansyah
Kontestan WIN YG
Foto: Kpopstarz
Kontestan WIN YG

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Nielson Korea melakukan riset terhadap program 'WIN: Who is Next' milik YG Entertainment. Program televisi yang akan menentukan satu generasi terbaru boyband YG, 'Winner' itu meraih respon penonton, mulai dari muda hingga tua.

Hasil mengejutkan adalah popularitas acara ini bahkan menarik perhatian wanita berusia 40 hingga 49 tahun.

"Analisis dari pemirsa Nielson menunjukkan mayoritas acara ini ditonton oleh perempuan dan laki-laki berusia 20 tahunan. Pemirsa terbanyak kedua adalah mereka yang berusia 40 tahunan," ujar perwakilan YG, dilansir dari Kpopstarz, Jumat (4/10).

Fakta bahwa penonton WIN lebih tua dari yang diharapkan menyebabkan efek langsung kepada hasil acara. YG Entertainment menyatakan kehadiran penonton di atas usia 40 tahun itu menguntukan dua anggota tim A, yaitu Kang Seung Yoon dan Lee Seung Hoon. Mereka jadi mendapat dukungan lebih.

Meski demikian, salah satu label terbesar di Korea itu optimistis bahwa kalangan remaja akan semakin banyak menonton WIN dan berpartisipasi dalam pemungutan suara. Apalagi, semakin banyak kalangan remaja yang menonton tayangan ulang WIN.

Meskipun mayoritas hakim selebriti YG, seperti anggota BigBang, yaitu TOP, Daesung, Seungri dan empat anggota 2NE1 memilih tim B sebagai pemenang di tantangan pertama reality show itu, voting yang dilakukan penonton menunjukkan mereka lebih memilih tim A. Margin kemenangan tim A dengan lima anggota dan tim B dengan enam anggota sangat tipis.

Tim A yang terdiri dari Song Min Ho, Kim Jin Woo, Lee Seung Hoon, Nam Tae Hyun, dan Kang Seung Yoon memperoleh 51,3 persen suara. Sedangkan tim B yang terdiri dari BI, Kim Jin Hwan, Bobby, Song Yoon Hyung, Koo Jun Hoe, dan Kim Dong Hyuk menerima 48,6 persen suara.

Acara ini juga dilaporkan menarik satu juta pemirsa pada penayangan setiap episodenya. Program WIN bahkan dikabarkan ditonton oleh pemirsa dari 190 negara di dunia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement