Sabtu 23 Jun 2012 06:24 WIB

Wuih, Liburan, Pendaki Merapi Makin Banyak

Gunung Merapi
Foto: endriwidodo.blog.ugm.ac.id
Gunung Merapi

REPUBLIKA.CO.ID, BOYOLALI---Jumlah pendaki Gunung Merapi melalui jalur Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada musim liburan sekolah cenderung meningkat.

"Jumlah pendaki ke Merapi sepekan ini, rata-rata sekitar 10 orang per hari dan puncaknya Sabtu malam Minggu bisa mencapai 100 orang lebih," kata anggota Tim SAR "Barameru" Desa Lencoh Samsuri di Boyolali, Sabtu.

Ia mengatakan, pendaki ke puncak Merapi pada hari-hari biasa sebelum liburan sekolah sekitar 30 hingga 40 orang selama seminggu. Pada musim liburan sekolah bisa sekitar 150 orang per minggu.

"Pendaki hari-hari pada biasa tidak semua ada pendakian, paling hanya setiap Sabtu malam. Namun, pendaki musim liburan sekolah ini hampir setiap hari ada kegiatan pendakian ke puncak Merapi," katanya.

Ia mengatakan, para pendaki datang dari berbagai daerah. Mereka kebanyakan siswa sekolah atau mahasiswa dari Yogyakarta, Solo, Semarang, Bandung, dan daerah Jawa Barat lainnya.

Bahkan, pendaki ke Merapi juga ada dari kalangan warga mancanegara antara lain Prancis, Belanda, dan Swedia. Mereka ke puncak Merapi biasanya didampingi oleh pemandu lokal.

"Pendaki mancanegara ke Merapi sekitar dua hingga empat orang setiap harinya," katanya.

Setiap pendaki yang akan ke puncak Merapi, kata dia, wajib mendaftarkan identitasnya kepada petugas jaga di pintu pendakian di Dukuh Plalangan, Lencoh. Hal itu agar memudahkan petugas atau tim SAR memantau kegiatan mereka.

Mereka ke Merapi, katanya, umumnya ingin menikmati pemandangan pegunungan, melihat matahari terbit dari puncak gunung itu.

Pendaki kebanyakan berangkat ke puncak pada malam hari dan mereka kembali tiba di bawah sekitar sore hari.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement