Ahad 28 Nov 2010 20:25 WIB

Pahami Gejala Jantung agar Terhindar dari Kematian

Serangan jantung
Foto: thetransferfactorindonesia.com
Serangan jantung

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Pakar penyakit jantung Dr Dasaad Mulijono MBBS (Hons), FIHA, FRACGP, FRACP, PhD mengatakan, fakta berbicara, makin banyak masyarakat di perkotaan terkena serangan jantung dan sering berakibat fatal pada kematian. Hal ini antara lain karena minimnya pengetahuan tentang penyakit jantung.

Dalam siaran pers Humas PT CNI di Jakarta, Sabtu (27/11), Dr Dasaad mengemukakan hal itu pada seminar kesehatan bertajuk 'Waspada Serangan Jantung' yang diadakan Family Care Community (FCC) PT CNI.

Menurut Dassad, jantung merupakan organ penting untuk memacu segala aktivitas organ lainnya. Namun sampai saat ini, masalah jantung masih merupakan penyebab utama kematian orang Indonesia. ''Kami sering tidak menyadari penyebab dan juga tidak mengetahui cara pencegahan atau penanggulangan serangan jantung tersebut secara tepat dan cepat,'' jelasnya.

Dasaad menjelaskan tentang penyakit jantung yang salah satunya adalah penyakit jantung koroner, yaitu yang disebabkan oleh penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah koroner, yakni pembuluh darah yang memberikan makan pada otot jantung. "Jika pembuluh darah koroner ini menyumbat, maka penderita akan terkena serangan jantung (heart attack) yang dapat mengakibatkan kematian," jelasnya.

Ditambahkan Dasaad, gejala dari serangan jantung adalah nyeri dada yang sering disertai dengan penjalaran ke tangan kiri, pasien berkeringat, sesak, atau merasa seperti mau pingsan. Namun demikian perlu diketahui bahwa 50 persen dari pasien mempunyai keluhan yang tidak khas.

"Oleh sebab itu, jika pasien kurang yakin akan gejala yang dialaminya, maka untuk memastikan pasien perlu memeriksakan diri ke rumah sakit agar diperiksa oleh dokter ahli jantung yang berpengalaman. Sebab jika salah duga akan berakibat fatal," tandas Dasaad.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement