REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktris Raline Shah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital. Keputusan ini menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya yang terus berkembang, sekaligus memberikan ruang bagi pembaruan dalam fokus kegiatan yang akan dijalankannya ke depan.
Selama masa jabatannya di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Raline dinilai telah memberikan kontribusi nyata dalam mendorong peningkatan edukasi dan literasi digital di tengah masyarakat Indonesia. Ia terlibat aktif dalam merancang dan mengawal berbagai inisiatif strategis, khususnya yang berkaitan dengan isu keamanan digital serta perlindungan anak di ranah siber.
Pendekatan yang mengedepankan edukasi publik dan kolaborasi lintas sektor menjadi landasan utama dari setiap program yang diusungnya bersama tim kementerian. Salah satu momen krusial dan kebijakan penting yang menjadi bagian dari agenda Kementerian selama masa tugas Raline adalah implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 (PP TUNAS) tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak. Peraturan ini hadir sebagai fondasi hukum yang memperkuat upaya perlindungan anak di ruang digital, memastikan bahwa tumbuh kembang generasi muda di era serba internet tetap berada di lingkungan yang aman, terkontrol, dan edukatif.
Raline menyampaikan rasa apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid atas kepercayaan, arahan, serta kesempatan berharga yang telah diberikan kepadanya untuk berkontribusi secara langsung dalam pelayanan publik. Pengalaman melayani masyarakat di tingkat kementerian diakuinya telah memberikan sudut pandang baru yang sangat kaya dan bermakna bagi perjalanan hidupnya.
“Saya sangat bersyukur atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan kepada saya untuk mengabdi. Ini merupakan pengalaman yang sangat berarti, dan saya merasa bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk melangkah ke babak berikutnya dalam perjalanan profesional saya,” ujar Raline dalam keterangan tertulis yang diterima Republika pada Selasa (13/10/2026).
Langkah untuk mengundurkan diri ini diambil Raline setelah mempertimbangkan secara matang berbagai komitmen personal dan profesionalnya. Di samping kiprahnya di pemerintahan, keberlanjutan kariernya di industri hiburan serta berbagai agenda internasional lainnya menjadi alasan penting di balik keputusan ini. Meski tidak lagi berada di dalam struktur resmi kementerian, Raline menegaskan bahwa dirinya tetap menghargai kesempatan yang pernah didapat serta akan terus mendukung agenda transformasi digital Indonesia dari garis luar.