REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapan pakai moisturizer setelah mandi? Waktu yang disarankan adalah segera setelah kulit ditepuk dengan handuk dan masih terasa sedikit lembap. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mempertahankan air pada permukaan kulit sebelum menguap.
Bagi kulit yang cenderung kering dan sensitif, termasuk kulit eksim, waktu penggunaan pelembap menjadi bagian yang cukup penting dari rutinitas harian. Bukan hanya soal jenis moisturizer yang digunakan, tetapi juga bagaimana dan kapan produk tersebut diaplikasikan.
"Setelah mandi, kulit masih memiliki kandungan air yang cukup tinggi. Mengaplikasikan pelembap ketika kulit masih sedikit lembap membantu mempertahankan hidrasi tersebut, sehingga kulit tidak cepat terasa kering atau tertarik,” ujar Senior Brand Manager PT Galderma Indonesia, Firdha Wanda, dalam siaran pers, Sabtu (5/9/2026).
Mandi dengan air hangat dalam waktu singkat dapat membantu membersihkan kulit sekaligus mempertahankan kenyamanan kulit. Namun, air yang berada di permukaan kulit akan menguap setelah mandi, terutama ketika berada di ruangan ber-AC atau lingkungan dengan udara yang kering.
Di sinilah moisturizer berperan. Secara umum, pelembap bekerja melalui kombinasi humektan, emolien, dan bahan oklusif. Humektan membantu menarik dan mempertahankan air, emolien membantu menghaluskan permukaan kulit, sementara bahan oklusif membantu mengurangi penguapan air.
Mekanisme tersebut menjadi semakin relevan pada moisturizer kulit eksim karena fungsi skin barrier pada kulit yang rentan eksim dapat mengalami gangguan sehingga kulit lebih mudah kehilangan kelembapan.
"Pada kulit yang sangat kering, menjaga hidrasi bukan hanya dilakukan ketika kulit sudah terasa tidak nyaman. Kebiasaan menggunakan pelembap secara konsisten setelah mandi dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi skin barrier," jelas Firdha.
Tidak perlu langkah yang rumit. Beberapa kebiasaan berikut dapat membantu membuat rutinitas setelah mandi lebih efektif:
1. **Batasi waktu mandi sekitar 5–10 menit dan gunakan air hangat, bukan air panas.
2. Gunakan pembersih yang lembut, terutama pada area yang memang membutuhkan pembersihan.
3. Setelah mandi, tepuk kulit menggunakan handuk tanpa menggosok terlalu kuat.
4. Biarkan kulit dalam kondisi sedikit lembap, bukan basah hingga menetes.
5. Bila memiliki obat oles yang diresepkan dokter, gunakan sesuai petunjuk yang diberikan.
6. Aplikasikan moisturizer secara merata dengan gerakan lembut.
7. Pada bagian yang sangat kering, krim dengan tekstur lebih pekat dapat digunakan sesuai kebutuhan.
Kebiasaan menggosok kulit dengan handuk atau langsung menggunakan produk ketika kulit sudah benar-benar kering dapat membuat sebagian orang merasa kulit lebih cepat kembali terasa kering.
Apakah Moisturizer Cukup Dipakai Sekali Sehari?
Belum tentu. Kebutuhan penggunaan moisturizer dapat berbeda pada setiap orang dan dipengaruhi oleh kondisi kulit, cuaca, aktivitas, frekuensi mencuci tangan, hingga area tubuh yang dirawat.
Istilah moisturizer hidrasi 24 jam juga perlu dipahami secara tepat. Klaim tersebut umumnya menunjukkan durasi hidrasi yang diperoleh berdasarkan pengujian tertentu pada produk, bukan berarti setiap orang hanya perlu menggunakan pelembap satu kali dalam sehari.
Sebagai contoh, Cetaphil Pro AD Derma Skin Restoring Moisturizer memiliki klaim hidrasi hingga 24 jam. Namun, penggunaannya tetap dapat disesuaikan dengan kondisi kulit. Jika kulit kembali terasa kering setelah mencuci area tertentu, beraktivitas, atau berada di lingkungan yang membuat kulit lebih cepat kehilangan kelembapan, pelembap dapat digunakan kembali sesuai kebutuhan dan petunjuk penggunaan.
“Angka durasi hidrasi pada produk sebaiknya tidak menjadi satu-satunya patokan. Yang lebih penting adalah memperhatikan kondisi kulit sepanjang hari dan mempertahankan rutinitas yang memang nyaman untuk dijalankan,” kata Firdha.
Selain setelah mandi, ada beberapa kondisi lain ketika pelembap dapat kembali digunakan, antara lain:
* Setelah mencuci tangan berulang kali.
* Setelah membersihkan bagian tubuh tertentu.
* Setelah berenang dan membilas tubuh.
* Sebelum tidur.
* Sebelum berada terlalu lama di ruangan ber-AC atau lingkungan yang dingin dan kering.
* Ketika kulit mulai terasa tertarik, kasar, atau lebih kering dari biasanya.
Pada kulit eksim, penggunaan kembali moisturizer dapat menjadi bagian dari rutinitas untuk membantu mempertahankan kelembapan, terutama pada area yang mudah kering.
### Tidak Perlu Terlalu Banyak, yang Penting Konsisten
Jumlah moisturizer yang dibutuhkan bergantung pada luas area yang dirawat. Prinsipnya, gunakan secukupnya hingga membentuk lapisan tipis dan merata tanpa perlu menggosok kulit dengan kuat.
Tekstur juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Produk yang lebih ringan mungkin terasa nyaman untuk penggunaan pada siang hari, sementara krim yang lebih pekat dapat digunakan pada area yang sangat kering.
“Perawatan kulit tidak harus berarti menggunakan produk dalam jumlah banyak. Rutinitas yang sederhana, sesuai kondisi kulit, dan dilakukan secara konsisten justru lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang,” tutur Firdha.
Hindari Kebiasaan yang Membuat Kulit Semakin Kering
Beberapa kebiasaan setelah mandi justru dapat membuat kulit lebih mudah kehilangan kelembapan. Di antaranya adalah mandi dengan air terlalu panas, menggosok kulit terlalu keras, menunggu terlalu lama sebelum menggunakan moisturizer, serta memilih produk yang mengandung pewangi atau bahan lain yang tidak cocok dengan kulit sensitif.
Jika penggunaan moisturizer menimbulkan rasa terbakar yang menetap, pembengkakan, atau ruam yang semakin memburuk, sebaiknya pemakaian dihentikan dan kondisi kulit dievaluasi oleh tenaga kesehatan.
Pada kondisi eksim yang disertai gatal berat, ruam yang menyebar, luka, cairan, nanah, kerak kekuningan, atau keluhan yang mengganggu tidur dan aktivitas, pelembap saja mungkin tidak cukup. Konsultasi dengan dokter diperlukan untuk menentukan penanganan yang sesuai.
Pada akhirnya, mengetahui kapan pakai moisturizer setelah mandi merupakan langkah sederhana yang dapat membantu menjaga kelembapan kulit. Mengaplikasikannya saat kulit masih sedikit lembap, memilih produk yang sesuai, serta mengulang pemakaian ketika kulit kembali kering dapat menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit yang lebih konsisten.