Jumat 03 Jul 2026 16:22 WIB

Lima Kebiasaan Ini Bisa Merusak Kesehatan Gigi

Menggosok gigi dua kali sehari dinilai belum cukup menjaga kesehatan gigi.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Kesehatan gigi (ilustrasi). Menggosok gigi dua kali sehari saja tidak cukup untuk menyelesaikan semua masalah.
Foto: pxhere
Kesehatan gigi (ilustrasi). Menggosok gigi dua kali sehari saja tidak cukup untuk menyelesaikan semua masalah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjaga kebersihan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari menjaga kesehatan secara keseluruhan. Namun menurut dokter gigi spesialis ortodonti dr Jaineel Parekh, menggosok gigi dua kali sehari saja tidak cukup untuk menyelesaikan semua masalah.

Dokter Parekh mengatakan sejumlah kebiasan sehari-hari seperti menyeruput minuman manis, ngemil berlebihan, hingga menyikat gigi terlalu keras bisa memberikan dampak buruk jangka panjang pada kesehatan mulut. Mulai dari merusak enamel, meningkatkan sensitivitas gigi, hingga memicu gigi berlubang.

Baca Juga

"Meskipun kebiasaan itu mungkin tidak langsung menyebabkan rasa sakit pada gigi dan mulut. Tapi kebiasaan tersebut dapat menyebabkan erosi, sensitivitas gigi yang lebih tinggi, dan bahkan gigi berlubang," kata dr Parekh.

Untuk lebih jelasnya, berikut lima kebiasaan yang menurutnya paling berisiko merusak kesehatan gigi, seperti dilansir Hindustan Times, Kamis (2/7/2026):

1. Sering minum yang manis dan asam

Minuman seperti soda, minuman energi, jus buah, dan kopi berperisa memang sering dikonsumsi untuk menjaga energi. Namun, jika diminum sedikit demi sedikit sepanjang hari, gigi akan terus terpapar asam.

"Meski meminum salah satu minuman tersebut sesekali mungkin tidak menimbulkan banyak kerusakan, kebiasaan menyeruputnya terus-menerus sepanjang hari membuat gigi terus-menerus terpapar asam," kata dr Parekh. Asam dapat melemahkan enamel gigi, sementara gula menjadi makanan bagi bakteri di mulut yang kemudian menghasilkan asam tambahan yang merusak gigi.

2. Menggosok gigi terlalu keras

Walaupun menggosok gigi dua kali sehari sangat dianjurkan, namun jangan sampai menggosok terlalu keras. Karena hal itu justru dapat menimbulkan lebih banyak kerugian daripada manfaat

"Tekanan yang terlalu kuat atau penggunaan bulu sikat gigi yang keras dapat mengikis enamel dan mengiritasi gusi, sehingga gusi mulai mengalami resesì (menyusut), Enamel yang telah hilang tidak dapat dipulihkan," jelas dia.

3. Terlalu sering ngemil

Kebiasaan ngemil terus-menerus memberi suplai makanan tanpa henti bagi bakteri di mulut. Setiap kali makan, bakteri menghasilkan asam yang menyerang gigi. Jika makan dilakukan terus-menerus, air liur tidak memiliki waktu cukup untuk menetralkan asam tersebut, sehingga risiko kerusakan gigi meningkat.

 

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi