Senin 22 Jun 2026 09:32 WIB

Manfaat Minum Air Putih Dingin Setelah Bangun Tidur

Minum air putih dingin sesaat setelah bangun tidur dinilai aman bagi kesehatan.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Air putih dingin (ilustrasi). Menurut beberapa studi, minum air putih dingin setelah bangun tidur cenderung aman dan bahkan memiliki sejumlah manfaat.
Foto: Dok. Magnific
Air putih dingin (ilustrasi). Menurut beberapa studi, minum air putih dingin setelah bangun tidur cenderung aman dan bahkan memiliki sejumlah manfaat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Minum air putih sesaat setelah bangun tidur sangat direkomendasikan untuk membantu mengembalikan cairan tubuh sekaligus mendukung pencernaan. Namun bagaimana jika kita langsung minum air putih dingin, apakah itu baik bagi tubuh?

Menurut beberapa studi hal itu ternyata cenderung aman dan bahkan memiliki sejumlah manfaat. Dilansir laman Very Well Health, Senin (22/6/2026), berikut manfaat minum air putih dingin pada pagi hari:

Baca Juga

1. Membantu rehidrasi

photo
Seorang wanita menuang air minum ke dalam gelas (ilustrasi).  - (www.freepik.com)

 

Setelah tidur tidur selama beberapa jam, tubuh umumnya berada dalam kondisi sedikit kekurangan cairan atau dehidrasi ringan. Kondisi ini dapat menyebabkan gejala seperti mudah lelah, kurang fokus, sakit kepala, hingga menurunnya energi.

Minum segelas air dingin setelah bangun tidur membantu mengembalikan cairan yang dibutuhkan tubuh agar dapat berfungsi optimal. Selain itu, kebiasaan ini juga menjadi langkah awal untuk memenuhi kebutuhan cairan harian.

2. Mendukung pencernaan

photo
Buang air (ilustrasi). - (www.freepik.com)

 

Air yang dikonsumsi pada pagi hari dapat membantu mengaktifkan kembali sistem pencernaan setelah beristirahat semalaman. Cairan membantu mendorong pergerakan makanan dan sisa metabolisme melalui saluran pencernaan sehingga sistem gastrointestinal kembali aktit.

Selain itu, konsumsi air yang cukup juga membantu menjaga tekstur feses tetap lunak sehingga lebih mudah dikeluarkan dan mendukung buang air besar yang teratur. Kekurangan cairan diketahui dapat memperlambat proses ini dan berpotensi menyebabkan sembelit. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement