REPUBLIKA.CO.ID, TAIPEI -- Satu kasus kematian akibat infeksi hantavirus dilaporkan terjadi di Taipei, menurut laporan media China.
Stasiun televisi China Central Television (CCTV) pada Jumat (8/6/2026) melaporkan otoritas Taipei saat ini melakukan langkah sanitasi besar-besaran serta menambah jumlah titik pemasangan umpan tikus.
Laporan itu juga menyebutkan tenaga ahli pemantauan dan pengendalian hewan pengerat telah dikerahkan untuk membantu warga dalam upaya pencegahan penyebaran virus.
Sejauh ini, baru satu kasus yang dikonfirmasi di Taipei. Namun, kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan penyebaran virus tersebut masih tinggi.
Hantavirus merupakan kelompok virus yang menular ke manusia melalui kontak dengan hewan pengerat, terutama tikus. Virus ini dapat menyebabkan demam berdarah dengan sindrom ginjal serta sindrom paru akibat hantavirus.