REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktris yang memerankan pemimpin redaksi majalah Runway di film The Devil Wears Prada, Meryl Streep, mengaku sangat senang bisa memerankan kembali karakter tersebut setelah 20 tahun. Film The Devil Wears Prada 2 rencananya akan tayang awal bulan Mei tahun ini.
“Rasanya sangat menyenangkan bisa kembali dan mengunjungi lagi karakter yang sama setelah 20 tahun, siapa yang mendapat kesempatan seperti itu?” ujar Streep, tentang kembalinya ia sebagai Miranda Priestly, dilansir dari ABC News, Selasa (21/4/2026).
Peraih tiga Piala Oscar itu juga membahas sudut pandang modern dalam film tersebut, di mana ia kembali beradu akting dengan Anne Hathaway. “Ini tentang kreativitas manusia, dan itulah yang saat ini sedang terancam di setiap bisnis, di setiap lini,” katanya.
“Jadi menyenangkan bisa kembali dan melihat karakter-karakter ini menghadapi realitas baru tersebut.”
Film The Devil Wears Prada 2 telah memulai produksi dengan keterlibatan Hathaway, Streep, dan lainnya. Bintang film Mamma Mia! itu juga menyinggung keterkaitan karakter tersebut dengan Anna Wintour, mantan pemimpin redaksi majalah Vogue.
“Saya rasa dia sosok yang sangat sportif dan sangat cerdas, dan dia menyadari bahwa film pertama itu sangat menguntungkan baginya,” kata Streep.
Selama bertahun-tahun, banyak yang meyakini bahwa karakter Priestly terinspirasi dari Wintour. Namun, Lauren Weisberger, penulis novel tahun 2003 yang menjadi dasar film pertama, tidak pernah mengonfirmasi hal tersebut.
Meski begitu, Wintour baru-baru ini mengatakan kepada Vogue bahwa “merupakan sebuah kehormatan diperankan oleh Meryl, meskipun Miranda sangat berbeda dari diri saya.”
Streep juga mengakui besarnya antusiasme publik terhadap The Devil Wears Prada 2 setelah film pertamanya pada 2006 menjadi fenomena budaya.
“Anak-anak menunggu. Perempuan menunggu. Dan pria pada umumnya juga menunggu,” ujarnya.
Ia juga menyoroti dampak film tersebut bagi sebagian jurnalis perempuan. “Ada begitu banyak perempuan muda yang berkata, ‘Film pertama membuat saya ingin menjadi jurnalis, ingin tampil stylish, ingin bersenang-senang,’” katanya. “Sangat optimistis.”
Menurut Streep, semangat tersebut tetap dipertahankan dalam sekuelnya. “Film ini tentang keindahan yang bisa dihadirkan manusia ke dunia. Tentang bisnis, tentang seni, dan hubungan antara seni dan bisnis,” ujarnya.
Selain Streep dan Hathaway, Emily Blunt dan Stanley Tucci juga kembali membintangi sekuel ini. Film ini disutradarai oleh David Frankel dan ditulis oleh Aline Brosh McKenna, serta diproduseri oleh Wendy Finerman.