REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Permintaan hunian berkonsep ruang hijau di kawasan perkotaan masih menunjukkan tren positif. Hal ini tercermin dari penjualan kawasan The Forestine di CitraGarden City, Jakarta Barat, yang telah menembus lebih dari Rp 500 miliar pada awal Februari 2026.
Capaian tersebut menegaskan bahwa minat konsumen terhadap hunian dengan kualitas lingkungan yang baik tetap kuat, meski berada di tengah kepadatan kota. General Manager Sales & Marketing The Forestine, Jimmy Soh, menyebut respons pasar ini menunjukkan perubahan preferensi konsumen.
“Capaian penjualan yang berhasil diraih dalam waktu singkat menunjukkan konsep hunian yang mengutamakan kualitas kawasan dan lingkungan yang baik mendapat sambutan positif dari masyarakat,” ujar Jimmy Soh.
Proyek The Forestine dikembangkan oleh Ciputra Group dengan konsep forest living yang menitikberatkan pada keberlanjutan, kenyamanan, dan kualitas lingkungan. Pengembangan kawasan ini juga mengacu pada standar GREENSHIP Neighborhood dari Green Building Council Indonesia.
Dari total area seluas 14 hektare, sekitar 3,6 hektare atau lebih dari 25 persen dialokasikan sebagai ruang terbuka hijau. Fasilitas yang tersedia meliputi forest garden, jogging track, children playground, hingga area komunal yang mendukung gaya hidup sehat.
Deputy General Manager Sales & Marketing The Forestine, Jeffrey Jie, menilai kesadaran konsumen terhadap pentingnya lingkungan hunian terus meningkat.
“Kawasan dengan ruang terbuka hijau tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup penghuni dalam jangka panjang,” katanya.
Selain aspek lingkungan, proyek ini juga mengusung teknologi hunian modern seperti smart door lock yang mendukung keamanan dan kemudahan akses. Hal ini sejalan dengan tren smart home di kawasan urban.
Dari sisi lokasi, The Forestine berada di kawasan Aerotropolis CitraGarden City dengan akses sekitar lima menit ke Bandara Soekarno-Hatta dan jalan tol utama. Aksesibilitas ini menjadi nilai tambah bagi konsumen, khususnya kalangan profesional dan keluarga muda.
Di sisi lain, tren pasar menunjukkan minat generasi muda terhadap kepemilikan rumah semakin meningkat. Lebih dari 60% Generasi Z disebut memiliki keinginan untuk memiliki hunian sendiri, dengan preferensi pada lingkungan sehat, teknologi, serta desain fungsional.
Untuk mendukung pembiayaan, pengembang menggandeng 18 bank rekanan guna menyediakan layanan KPR. Skema ini memberikan fleksibilitas bagi konsumen dalam memilih pembiayaan sesuai kebutuhan.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, The Forestine memperkuat posisi CitraGarden City sebagai kawasan hunian berbasis aerotropolis di Jakarta Barat. Tren ini sekaligus menunjukkan bahwa rumah dengan ruang hijau bukan sekadar gaya hidup, tetapi telah menjadi kebutuhan utama masyarakat urban.