REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Aktor Michael B Jordan diumumkan sebagai pemenang kategori Aktor Terbaik di ajang Academy Awards ke-98, pada Ahad (15/3/2026) waktu setempat. Baginya, Piala Oscar ini bukan sebatas pencapaian pribadi, melainkan pernyataan besar bagi industri film horor dan komunitas kulit hitam.
Melalui perannya dalam film Sinners karya sutradara Ryan Coogler, Jordan berhasil memerankan dua karakter sekaligus yakni si kembar Smoke dan Stack. Dia mengalahkan rival beratnya seperti Timothée Chalamet (Marty Supreme), Leonardo DiCaprio (One Battle After Another), Ethan Hawke (Blue Moon), dan Wagner Moura (The Secret Agent).
Suasana haru menyelimuti panggung saat Jordan melangkah naik. Dengan mata berkaca-kaca, ia memulai pidatonya dengan ucapan syukur yang mendalam.
"Tuhan itu baik. Tuhan itu baik. Ya, Mama, ada apa?,” ujarnya kepada sang ibu, Donna Jordan, yang duduk tepat di barisan depan dengan wajah penuh bangga, dikutip dari Entertainment Weekly pada Senin (16/3/2026).
Dia juga memberikan penghormatan khusus kepada ayahnya, Michael A Jordan, yang sengaja terbang jauh dari Ghana demi menyaksikan momen bersejarah ini.
Namun, bagian paling menyentuh dari pidatonya adalah ketika Jordan menoleh ke belakang, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para aktor kulit hitam legendaris yang telah membukakan jalan baginya.
"Saya berdiri di sini karena orang-orang yang datang sebelum saya," ujarnya dengan suara bergetar. Ia menyebut nama-nama besar seperti Sidney Poitier dan Denzel Washington.
"Mereka adalah para raksasa, mereka adalah yang terbaik, mereka adalah leluhur saya. Terima kasih kepada semua orang di ruangan ini dan semua orang di rumah yang telah mendukung karier saya. Saya bisa merasakannya," kata dia.