REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktris Kanada Elle-Maija Tailfeathers mengembalikan trofi penghargaan dari Asosiasi Kritikus Film Toronto (TFCA) sebagai bentuk protes. la kecewa lantaran asosiasi tersebut menghapus bagian pidato kemenangannya mengenai solidaritas terhadap Palestina.
Tailfeathers mengaku sangat muak dengan keputusan asosiasi yang mengedit pidatonya selama gala yang digelar pada Senin (2/3/2026) waktu setempat. Pada bagian pidato yang dipotong, Tailfeathers mengatakan saat proses syuting film Sweet Angel Baby, peristiwa 7 Oktober terjadi dan mengubah segalanya. la juga menyampaikan dukungannya kepada rakyat Palestina.
"Saya hanya ingin mengatakan bahwa hati saya terus bersama rakyat Palestina yang sedang mengalami genosida yang berlangsung ini, dan terima kasih kepada siapa pun di industri ini yang cukup berani untuk mengatakan sesuatu," kata Tailfeathers dalam bagian pidato yang dihapus.
Pidato lengkap tanpa diedit berdurasi dua menit 26 detik. Namun setelah acara berlangsung, presiden TFCA Johanna Schneller mengatakan kepada Tailfeathers bahwa video harus dipersingkat menjadi satu menit, meskipun sebelumnya tidak ada batasan durasi yang diberikan.
TFCA kemudian memprioritaskan bagian pidato yang membahas pekerjaan Tailfeathers dalam film tersebut. Schneller mengklaim bahwa itu dilakukan untuk menjaga durasi acara penghargaan tetap sesuai jadwal. Namun setelah diprotes, Schneller mengumumkan pengunduran dirinya sebagai presiden TFCA.
Pidato lengkap Tailfeathers sempat diunggah ke Instagram TFCA pada Rabu malam, tetapi sejak itu telah dihapus. Tailfeathers menilai keputusan tersebut merupakan tindakan yang disengaja untuk menetralkan dan menyensor kata-katanya.