Kamis 26 Feb 2026 15:40 WIB

Republika dan FISIP UI Gelar Forum Kesehatan Mental untuk Mahasiswa

Forum kesehatan mental digelar sebagai langkah preventif menghadapi krisis psikologis

Rep: Frederikus Dominggus Bata/ Red: Friska Yolandha
Republika bersama FISIP Universitas Indonesia (UI) menggelar forum diskusi bertema kesehatan mental untuk menghadirkan ruang aman (safe space) bagi mahasiswa, Kamis (26/2/2026).
Foto: Dok Republika
Republika bersama FISIP Universitas Indonesia (UI) menggelar forum diskusi bertema kesehatan mental untuk menghadirkan ruang aman (safe space) bagi mahasiswa, Kamis (26/2/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK — Republika bersama FISIP Universitas Indonesia (UI) menggelar forum diskusi bertema kesehatan mental untuk menghadirkan ruang aman (safe space) bagi mahasiswa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya merespons meningkatnya tekanan psikologis yang dihadapi generasi muda di lingkungan kampus.

Pemimpin Redaksi Republika Andi Muhyiddin menyampaikan forum tersebut dirancang sebagai ruang untuk mendengar, berbagi, dan membangun kepedulian bersama terhadap isu kesehatan mental. Menurut dia, mahasiswa saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga

“Isu kesehatan mental yang dulu dianggap tabu sekarang justru menjadi kebutuhan mendesak. Media tidak cukup hanya memberitakan tragedi setelah terjadi. Media harus ikut menciptakan ruang aman sebelum semuanya terlambat,” kata Andi saat membuka kegiatan.

Forum menghadirkan sejumlah pembicara dari kalangan praktisi dan komunitas serta melibatkan Badan Konseling Mahasiswa (BKM) FISIP UI. Diskusi difokuskan pada upaya memahami tekanan yang dialami mahasiswa, mulai dari tuntutan akademik, ekspektasi keluarga, hingga pengaruh media sosial.

Andi menuturkan banyak mahasiswa datang ke kampus tidak hanya membawa tugas dan target akademik, tetapi juga persoalan pribadi yang kerap tersembunyi.

Students come to campus carrying more than just books,” ujarnya.

 

Kehidupan adalah anugerah berharga dari Allah SWT. Segera ajak bicara kerabat, teman-teman, ustaz/ustazah, pendeta, atau pemuka agama lainnya untuk menenangkan diri jika Anda memiliki gagasan bunuh diri. Konsultasi kesehatan jiwa bisa diakses di hotline 119 extension 8 yang disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes juga bisa dihubungi pada 021-500-454. BPJS Kesehatan juga membiayai penuh konsultasi dan perawatan kejiwaan di faskes penyedia layanan
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement