REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Influencer Cut Rizki menuai kritikan publik setelah mengatakan sahur mengganggu waktu tidur dan menurutnya sahur tidak cocok bagi semua orang. Benarkah sahur mengganggu waktu tidur?
Health coach sekaligus dokter spesialis penyakit dalam dr Kasim Rasjidi menjelaskan sahur pada dasarnya bertujuan untuk memberi asupan energi dan nutrisi bagi tubuh agar tetap bertenaga dan fokus selama puasa seharian pada bulan Ramadhan. Karena itu, umat Islam yang menjalankan ibadah puasa disarankan untuk sahur.
"Sahur itu memberi asupan energi bagi kita yang hendak berpuasa, maka sahur memiliki manfaat baik bagi tubuh," kata dr Kasim saat dihubungi Republika, Selasa (24/2/2026).
Dia mengatakan sahur tidak akan mengacaukan ritme sirkadian atau siklus bangun-tidur alami tubuh. Namun menurut dia, selama Ramadhan pola tidur memang mengalami perubahan dan perlu penyesuaian.
"Bahwa kita perlu penyesuaian itu betul, tapi bukan mengganggu jam tidur. Dan sahur tidak akan merusak ritme sirkadian," kata dr Kasim.
Untuk mencukupi kebutuhan tidur, dr Kasim menyarankan umat Islam untuk melakukan penyesuaian pola tidur selama Ramadhan. la menyarankan umat Islam untuk memaksimalkan tidur di malam hari setidaknya empat hingga lima jam, kemudian bisa ditambah dengan tidur siang singkat yang berkualitas setidaknya 10 hingga 30 menit.