Rabu 17 Dec 2025 12:27 WIB

Ancol Prediksi 120 Ribu Pengunjung di Malam Pergantian Tahun 2025

Pada tahun lalu, jumlah kunjungan mencapai 80 ribu di periode tersebut.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Sejumlah warga menyaksikan pertunjukan kembang api di Pantai Lagoon, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Senin (1/1/2024). Pesta kembang api dilaksanakan dalam rangka menyambut Tahun Baru 2024.
Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Sejumlah warga menyaksikan pertunjukan kembang api di Pantai Lagoon, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Senin (1/1/2024). Pesta kembang api dilaksanakan dalam rangka menyambut Tahun Baru 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pembangunan Jaya bersiap menyambut antusiasme masyarakat dalam merayakan malam pergantian tahun. Manajemen memproyeksikan sebanyak 120 ribu pengunjung akan memadati area Ancol pada puncak perayaan tanggal 31 Desember 2025.

“Pada tahun lalu, jumlah kunjungan mencapai 80 ribu di periode tersebut. Tahun ini, kami ingin ada kenaikan dibanding tahun lalu,” kata SVP PT Pembangunan Jaya Ancol Budi Aryanto di Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Baca Juga

Menurut dia, target tersebut ditetapkan karena Ancol menghadirkan beragam hiburan menarik pada malam pergantian tahun, salah satunya pesta kembang api terbesar di sepanjang pesisir pantai Ancol, yaitu di Pantai Karnaval, Pantai Lagoon, dan pantai lainnya. “Tahun lalu, kami menghadirkan pesta kembang api terbesar, dan tahun ini lebih besar,” ujar Budi.

Selain pesta kembang Api, kata dia, Ancol juga menyuguhkan pertunjukan drone terbang. “Pada malam tahun baru nanti, penampilan drone tentu akan lebih menarik,” kata Budi.

Kemudian, kata dia, ada pula konser musik yang digelar di sejumlah lokasi di kawasan Ancol, yang menampilkan deretan band kawakan untuk menghibur pengunjung. “Untuk titik konser ini, nanti akan ada tiga titik konser yang dapat dinikmati pengunjung,” kata Budi.

Lebih lanjut, dia pun mengimbau masyarakat agar memanfaatkan transportasi publik saat mengunjungi Ancol karena pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas, bekerja sama dengan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara dan Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Utara. “Kami menyiapkan rekayasa lalu lintas yang bertujuan membantu pengunjung masuk dan keluar kawasan,” kata Budi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Ameera Network (@ameeranetwork)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement