Senin 02 Nov 2026 06:04 WIB

Mengapa Gen Alpha Suka Mendebat dan Ceplas-Ceplos?

Gen Alpha lebih berani menyampaikan ketidaksetujuan dan mempertanyakan sesuatu.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Gen Alpha (ilustrasi). Anak Generasi Alpha dikenal memiliki gaya komunikasi yang ceplas-ceplos, gemar berdebat, hingga berani mempertanyakan aturan orang tua.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Gen Alpha (ilustrasi). Anak Generasi Alpha dikenal memiliki gaya komunikasi yang ceplas-ceplos, gemar berdebat, hingga berani mempertanyakan aturan orang tua.

JAKARTA -- Anak Generasi Alpha dikenal memiliki gaya komunikasi yang ceplas-ceplos, gemar berdebat, hingga berani mempertanyakan aturan orang tua. Jika generasi sebelumnya cenderung menurut tanpa banyak bertanya, anak Gen Alpha lebih berani menyampaikan ketidaksetujuan dan mempertanyakan alasan di balik aturan tersebut.

Psikolog dari Universitas Muhammadiyah Malang, Dr Siti Fatimah, mengatakan gaya komunikasi anak Gen Alpha dapat dipengaruhi oleh media sosial, video pendek, hingga konten kreator. Anak cenderung meniru perilaku atau gaya komunikasi yang dianggap menarik dan mendapat banyak perhatian.

Baca Juga

Misalnya, ketika candaan kasar mendapat respons positif di media sosial, anak bisa mengangga cara berbicara tersebut wajar untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. "Maka dari itu, orang tua perlu membantu anak memahami bahwa tidak semua yang terlihat lucu di media sosial pantas ditiru dalam kehidupan nyata," kata Dr Siti dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2026).

Selain itu, keluarga, teman sebaya, dan sekolah turut memengaruhi cara anak berkomunikasi. Anak bisa meniru kebiasaan orang tua yang membentak atau menyindir, mengikuti gaya bicara teman-temannya atau belajar memahami aturan sosial dari interaksi di sekolah.

Berita Lainnya

Rekomendasi