Selasa 16 Dec 2025 08:37 WIB

Dokter Subspesialis Alergi Imunologi Bicara Penanganan Penyakit Lupus

Jika ditinjau secara medis, lupus merupakan penyakit autoimun sistemik.

Edukasi penyakit dalam dengan menghadirkan tiga dokter spesialis.
Foto: Istimewa
Edukasi penyakit dalam dengan menghadirkan tiga dokter spesialis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masyarakat pasti tahu atau setidaknya mengenal penyakit lupus (systemic lupus erythematosus/SLE). Penyakit tersebut termasuk autoimun kompleks yang sulit dikenali sejak awal lantaran gejalanya sangat beragam dan dapat menyerupai penyakit lain.

Menurut spesialis penyakit dalam subspesialis alergi imunologi, dr Santi Sumihar R Parhusip, lupus adalah penyakit dengan spektrum klinis yang luas dan heterogen. Sehingga penanganannya terhadap setiap pasien tidak bisa disamakan.

Baca Juga

"Lupus itu adalah penyakit dengan variasi klinis yang sangat luas, sangat heterogen. Sehingga membutuhkan penanganan yang juga harus individual," kata dr Santi dalam acara yang diadakan RS Premier Bintaro dan Perhimpunan Dokter Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Banten Tangerang, dikutip Selasa (16/12/2025).

Santi menjelaskan, jika ditinjau secara medis, lupus merupakan penyakit autoimun sistemik yang dapat menyerang hampir seluruh organ tubuh.

Manifestasi klinisnya, sambung dia, bergantung pada organ mana yang terdampak oleh proses imunologis yang terjadi di dalam tubuh.

"Seperti kita ketahui, systemic lupus erythematosus adalah suatu penyakit autoimun kompleks yang mengenai hampir semua sistem organ dalam tubuh," ucap Santi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement