Selasa 11 Jun 2024 19:09 WIB

Menjelajahi Pesona Taif, Kota Mawar Menawan di Arab Saudi

Taif yang dikenal sebagai Kota Mawar di Saudi menginspirasi keharuman sabun Na'eem.

Perkebunan bunga mawar di Taif, Arab Saudi. Keistimewaan mawar Taif ini yang menjadi inspirasi inovasi Garden of Na’eem moisturizing body wash dan body soap.
Foto: arab news
Perkebunan bunga mawar di Taif, Arab Saudi. Keistimewaan mawar Taif ini yang menjadi inspirasi inovasi Garden of Na’eem moisturizing body wash dan body soap.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jamaah haji dari seluruh dunia bersiap menyambut puncak haji yang akan dilakukan di Kota Makkah, Arab Saudi, mulai 15 Juni hingga 19 Juni 2024. Biasanya, seusai menunaikan rangkaian wajib ibadah haji, banyak jamaah yang meluangkan waktu melakukan perjalanan wisata ke daerah-daerah di sekitar Makkah untuk sekadar berlibur.

Salah satu kota yang menjadi destinasi favorit jamaah haji untuk berwisata adalah Kota Taif. Terletak di kaki Pegunungan Hejaz, Taif menawarkan pesona alam yang menakjubkan dan budaya yang kaya. Dikenal sebagai Kota Mawar karena budidaya mawarnya yang luas, Taif menjadi destinasi wisata menarik bagi para jamaah yang ingin merasakan suasana yang berbeda dari keramaian Kota Suci Makkah.

Baca Juga

Kota Taif berlokasi di Tenggara Kota Makkah dan masih merupakan bagian dari Provinsi Makkah. Efisiensi waktu tempuh darat yang hanya 1,5 jam dari Makkah menjadi salah satu alasan mengapa Taif masuk ke dalam destinasi favorit.

Untuk mengenal lebih lanjut mengenai Kota Taif, berikut fakta-fakta menariknya:

1. Memiliki iklim yang sejuk

Kota Taif terletak di daerah dataran tinggi lereng penggunungan Hejaz yang terbentang dari lereng Hejaz memiliki ketinggian 1.879 meter atau 6.165 kaki di atas permukaan laut yang membuat iklim di Taif jauh lebih sejuk dari daerah sekitarnya yang mayoritas terdiri dari padang pasir. Suhu rata-rata di Taif dalam setahun bisa mencapai 7 derajat Celsius pada musim dingin dan 38 derajat Celsius pada musim panas.

Jika dibandingkan dengan kota wisata lainnya seperti Jeddah, yang mampu mencapai suhu 21 derajat Celsius pada musim dingin dan 41 derajat Celsius pada musim panas, Taif masih tergolong sebagai daerah yang lebih sejuk. Tidak heran banyak orang yang lebih senang mengunjungi kota ini. Daerah pegunungan yang sejuk di Taif juga sering dimanfaatkan sebagai destinasi wisata untuk kegiatan outdoor seperti wisata kereta gantung dan pendakian di Gunung Al Hada serta wisata water park dan toboggan slide di Al Kar Tourist Village.

2. Taif The City of Roses

Suhu dingin di dataran yang lebih tinggi mendukung pertumbuhan pesat bunga mawar di kota Taif hingga Taif dijuluki sebagai The City of Roses atau Kota Mawar. Memasuki bulan April, 800 perkebunan mawar di Taif bersemi dan mewarnai serta mengharumkan Arab Saudi dengan 300 juta bunga mawarnya yang bermekaran.

Jenis mawar yang tumbuh di Kota Taif adalah mawar Damask, memiliki 30 kelopak lembut dengan aroma yang lebih harum dan kuat dibandingkan mawar pada umumnya. Produk-produk mawar Taif ini memiliki kualitas mawar terbaik yang sering dijadikan suvenir andalan oleh para turis yang berkunjung. Keistimewaan mawar Taif ini mendorong munculnya budaya untuk memberikan sebotol minyak mawar kepada pasangan yang baru menikah dan mengoleskannya di pergelangan tangan tamu yang datang ke rumah sebagai simbol "menghormati".

3. Rumah dari air suci pembersih Ka’bah

Di Arab Saudi, air mawar Taif tidak hanya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan produk komersil. Per tahunnya, secara rutin, diadakan dua kali ritual pembersihan Ka’bah di komplek Masjidil Haram menggunakan air mawar yang langsung diproduksi dari kota Taif. Air mawar biasa digunakan untuk membasuh kiswah (kain penutup Ka’bah) agar terjaga kebersihan dan keharumannya.

Keistimewaan mawar Taif ini yang menjadi inspirasi inovasi Garden of Na’eem moisturizing body wash dan body soap, yang diperkaya dengan ekstrak Taifi Rose. “Garden of Na’eem varian Taifi Rose ini memang  mengambil inspirasi langsung dari kisah Kota Mawar, Taif, di Makkah yang memiliki wangi harum semerbak dan dibudidayakan dengan penuh ketelitian untuk hasil ekstrak mawar yang terbaik,” kata Brand Manager Garden of Na’eem PT Bina Karya Prima, Danti Nastiti, dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id pada Selasa (11/6/2024).

 
photo
Produk Garden of Naeem moisturizing body wash yang terinspirasi dari keistimewaan mawar Taif. - (Dok. BKP)

 

Dia menjelaskan, ekstrak Taifi Rose tersebut dipadukan dengan Organic Moroccan Argan Oil untuk memberikan efek penggunaan yang mencerahkan dan melembapkan di kulit. "Formulasi ini sudah terbukti halal dan aman untuk kulit," kata dia.

Danti mengatakan, Garden of Na’eem moisturizing body wash dan body soap memiliki dua varian sabun lain yakni Royal Jasmine dan Midnight Gardenia yang bisa dijadikan sebagai alternatif terbaik untuk menciptakan kulit yang harum dan sehat.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement