Ahad 26 May 2024 21:17 WIB

Fakta Lebah Madu: Perlu Hinggapi 4 Juta Bunga untuk Hasilkan 1 Kg Madu

Lebah diprediksi memproduksi madu setidaknya selama 150 juta tahun.

Rep: Shelbi Asrianti / Red: Qommarria Rostanti
Seekor lebah madu. Ada beberapa fakta menarik mengenai leban madu.
Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi
Seekor lebah madu. Ada beberapa fakta menarik mengenai leban madu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lebah madu punya peran penting dalam kelangsungan hidup umat manusia. Peran itu adalah sebagai penyerbuk, yang pada akhirnya akan menyediakan pangan, ketahanan pangan dan nutrisi, pertanian berkelanjutan, keanekaragaman hayati, mitigasi perubahan iklim, juga lingkungan yang sehat. 

Lebah dianggap sebagai kunci dalam melestarikan keanekaragaman hayati. Dalam kitab suci Alquran, lebah pun diabadikan dalam surat tersendiri, yakni An-Nahl. Dikutip dari laman Newshub, Ahad (26/5/2024), ada banyak fakta menarik tentang lebah madu.

Baca Juga

Satwa ini telah dikenal oleh manusia sejak beberapa ribu tahun yang lalu, yang lambat-laun dimanfaatkan dalam pembudidayaan. Namun, berbagai studi memprediksi bahwa lebah telah memproduksi madu setidaknya selama 150 juta tahun. 

Terdapat delapan spesies lebah madu yang saat ini teridentifikasi, dengan total 43 subspesies. Lebah madu memproduksi dan menyimpan madu yang dihasilkan dari nektar bunga. Lebah menggunakan antenanya untuk mencium aroma nektar, dan dapat mendeteksi nektar dari jarak dua kilometer. 

Dalam satu kali sesi perjalanan dari sarangnya untuk mengumpulkan madu, seekor lebah madu akan mengunjungi antara 50 hingga 100 bunga. Untuk bisa menghasilkan satu kilogram madu, para lebah harus mengunjungi sekitar empat juta bunga.

Satu sarang lebah madu dapat menghasilkan madu hingga 150 kilogram per tahun. Namun, seekor lebah pekerja hanya menghasilkan sekitar 0,8 gram madu seumur hidupnya, sehingga bisa dibayangkan berapa ekor lebah madu yang bahu-membahu mengumpulkan madu. 

Banyak negara di dunia punya perhatian khusus soal pelestarian lebah, bahkan merayakan hari lebah sedunia yang jatuh setiap 20 Mei. Salah satunya adalah Selandia Baru. Kepala Eksekutif Apiculture Selandia Baru, Karin Kos, mengatakan lebah madu memainkan peran penting dalam komunitas dan perekonomian Selandia Baru. 

"Lebah madu tidak hanya memberi kita sumber makanan alami yang baik, namun juga berperan penting sebagai penyerbuk komersial di sektor pertanian dan hortikultura," ujar Kos. 

Dia menyerukan seluruh kalangan terus meningkatkan kesadaran terkait ancaman yang dihadapi populasi lebah. Kos berharap banyak orang mau belajar lebih banyak tentang peran penting lebah dan bagaimana manusia dapat membantu lebah dan mendukung pelestarian lebah. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement