Rabu 20 Mar 2024 05:32 WIB

Mural Baru Banksy di London Jadi Tempat Selfie

Banksy mengonfirmasi bahwa mural tersebut adalah karyanya.

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Reiny Dwinanda
Seorang wanita memotret lukisan Banksy baru di dinding di London dengan ponselnya, Senin, (18/3/2024).
Foto: AP
Seorang wanita memotret lukisan Banksy baru di dinding di London dengan ponselnya, Senin, (18/3/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Sebuah mural baru karya Banksy di London, Inggris menarik banyak orang ke jalan pada Senin (18/3/2024). Itu terjadi bahkan sebelum seniman grafiti yang sulit ditangkap itu mengonfirmasi bahwa karya tersebut adalah miliknya.

Dilansir AP, Selasa (19/3/2024), mural baru itu adalah karya seni di lingkungan Finsbury Park, London. Mural menutupi dinding bangunan tempat tinggal berlantai empat dan memperlihatkan sosok kecil memegang selang tekanan di samping pohon ceri besar.

Baca Juga

Pohon tersebut telah dipangkas habis-habisan dengan teknik yang dikenal sebagai pollarding. Cat hijau kemudian disemprotkan ke seluruh dinding, meniru daun-daun pohon yang hilang.

Karya seni itu muncul pada Ahad (17/3/2024), bertepatan dengan St. Patrick Day. Banksy mengklaim karyanya itu dengan mem-posting foto sebelum dan sesudah lokasi tersebut di akun Instagram resminya.

Mural tersebut menarik banyak pengunjung yang ingin mengambil foto dan berswafoto. Banyak orang yang melihat karya seni tersebut memahami pesan lingkungan dalam karya seni hijau cerah tersebut.

"Pohon itu terlihat sangat sedih tanpa cabang dan tanaman hijau," kata Pura Lawler, dalam perjalanan menuju kelas olahraga. Dia merasa Banksy mengatakan sesuatu tentang pengrusakan hutan dan pengrusakan tanaman hijau.

 

Mantan Pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn, yang mewakili wilayah tersebut di Parlemen, mengatakan karya seni tersebut membuat orang berhenti dan berpikir bahwa kita hidup di satu dunia dan dalam satu lingkungan. Menurutnya, Inggris rentan dan berada di ambang kerusakan serius.

"Politik lingkungan hidup adalah tentang perkotaan yang padat penduduk seperti ini, sama halnya dengan lahan pertanian, hutan, dan pagar tanaman," ujar Corbyn.

Banksy, yang tidak pernah memastikan identitas lengkapnya, memulai karier dengan mengecat bangunan di Bristol, Inggris. Dia telah menjadi salah satu seniman paling terkenal di dunia.

Lukisannya cenderung "nakal" dan sering kali menyindir, termasuk dua polisi berciuman, polisi anti huru hara bersenjata dengan wajah kuning tersenyum, dan seekor simpanse dengan tanda bertuliskan, "Tertawalah sekarang, tapi suatu hari nanti saya akan memimpin".

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Banksy (@banksy)

Karya Banksy telah terjual jutaan dolar di pelelangan. Mural dia di masa lalu yang berada di luar ruangan sering kali dicuri atau dihapus oleh pemilik bangunan segera setelah karya seni tersebut dibuat.

 

Pada Desember lalu, usai Banksy memasang stensil drone militer pada tanda berhenti di London selatan, seorang pria difoto sedang menurunkan tanda tersebut dengan pemotong baut. Polisi kemudian menangkap dua pria karena dicurigai melakukan pencurian dan tindak pidana pengrusakan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement