Kamis 29 Feb 2024 13:30 WIB

TikTok Nonaktifkan Semua Lagu Produksi Universal Music

Perselisihan royalti membuat Universal menarik lagu-lagu mereka dari Tiktok.

Rep: Santi Sopia/ Red: Friska Yolandha
 A sign is on display at TikTok in Los Angeles, California, USA, 15 February 2024. The city of New York, along with the school district and health organizations, filed a lawsuit against the parent companies of TikTok, Instagram, Facebook, Snapchat, and YouTube, alleging that their services damage the mental health of young adults and children. The lawsuit was also filed in the Los Angeles County branch of the California Superior Court because of the company
Foto: EPA-EFE/ALLISON DINNER
A sign is on display at TikTok in Los Angeles, California, USA, 15 February 2024. The city of New York, along with the school district and health organizations, filed a lawsuit against the parent companies of TikTok, Instagram, Facebook, Snapchat, and YouTube, alleging that their services damage the mental health of young adults and children. The lawsuit was also filed in the Los Angeles County branch of the California Superior Court because of the company

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- TikTok terpaksa menghapus lebih banyak musik dari platformnya, mengingat perselisihan royalti dengan Universal Music Group (UMG) yang terus berlanjut. UMG baru-baru ini menarik lagu yang dimiliki atau didistribusikan perusahannya dari TikTok.

Itu termasuk lagu-lagu dari para superstar seperti Taylor Swift, Billie Eilish, hingga The Weeknd. Perselisihan tersebut kini berdampak pada lagu-lagu terbitan UMG. 

Baca Juga

Tiktok menyatakan sedang dalam proses implementasi persyaratan Universal Music Group untuk menghapus semua lagu yang telah ditulis, atau ditulis bersama, oleh penulis lagu yang menandatangani kontrak dengan Universal Music Publishing Group (UMPG). Hal ini berdasarkan informasi yang telah diberikan UMPG.

“Tindakannya tidak hanya berdampak pada penulis lagu dan artis yang diwakili, namun kini juga berdampak pada banyak artis dan penulis lagu yang tidak terikat pada universal," demikian pernyataan TikTok, dikutip dari Engadget, Kamis (29/2/2024).

 

TikTok menambahkan pihaknya masih berkomitmen untuk “mencapai kesepakatan yang adil” dengan UMG. Ada masalah yang disebut hak cipta terpisah. 

Jika penulis yang dikontrak UMPG telah berkontribusi pada sebuah lagu dengan cara apa pun, maka itu harus dihapus dari TikTok. Jadi lagu artis yang pernah berkolaborasi dengan penyanyi seperti Swift, Adele, Justin Bieber, Mariah Carey, Ice Spice, Elton John, Harry Styles, dan SZA juga akan hilang dari TikTok dan dibisukan di unggahan video yang menggunakan lagu tersebut.  

Langkah ini akan mencegah lebih banyak artis memasukkan karya mereka ke platform paling penting untuk mempromosikan musik.

Menurut BBC, UMG menghapus sekitar tiga juta lagu dari TikTok setelah kesepakatan mengenai katalog rekamannya berakhir. Kesepakatan UMG dengan TikTok mengenai katalog penerbitannya (yang mencakup sekitar empat juta lagu) berakhir pekan ini. Hasil kesepakatannya, semua lagu yang relevan akan hilang dari layanan video pendek asal China tersebut. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement