Selasa 13 Feb 2024 21:17 WIB

Lima Nominasi Skenario Terbaik Oscar Versi Rotten Tomatoes 

Hampir semua film skenario terbaik dinominasikan sebagai film terbaik.

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Friska Yolandha
Salah satu adegan di film Poor Things.
Foto: Dok. Searchlight Pictures
Salah satu adegan di film Poor Things.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Skenario adalah langkah awal pembuatan film. Tanpa naskah yang kuat, segala sesuatu tentang film, yaitu penyutradaraan, akting, kostum, desain lokal, musik, hanya akan banyak membantu. 

Daftar film yang dinominasikan untuk Screenplay Oscar tahun 2024 hampir semuanya juga dinominasikan untuk Best Picture, yang menunjukkan betapa integralnya skenario yang ditulis dengan baik terhadap produk akhir. Diurutkan berdasarkan skor Rotten Tomatoes, film-film ini menampilkan beragam gaya dan struktur yang semuanya bekerja dengan cara yang unik. 

Baca Juga

1. The Holdovers

Skor Rotten Tomatoes: 97 persen 

Dilansir Collider, Selasa (13/2/2024), The Holdovers adalah sebuah drama komedi tentang seorang guru sejarah yang kesepian (Paul Giamatti) dan salah satu muridnya yang bermasalah (Dominic Sessa). Mereka harus menghabiskan liburan musim dingin Bersama di sekolah berasrama, yang menghasilkan beberapa pengalaman ikatan yang membantu mereka tumbuh. 

Ada banyak topik berat yang harus dibahas di sini, termasuk penyakit mental dan tragedi keluarga, namun skenario Hemingson yang bijaksana mampu mengatasi masalah-masalah ini dengan penuh hormat dengan cara yang masih memberikan ruang untuk banyak humor di tempat lain. Payne belum pernah menyutradarai film yang dinominasikan Oscar dalam 10 tahun (Nebraska), dan senang melihatnya kembali ke naskah yang sesuai dengan gayanya. 

2. Past Lives

Skor Rotten Tomatoes: 96 persen 

Past Lives dimulai dengan adegan menarik di mana tiga karakter utama diawasi dari sisi lain bar oleh beberapa orang asing. Para orang asing mencoba mencari tahu apa cerita mereka, tapi mereka tidak akan pernah tahu. 

Secara struktural, ini adalah cara yang bagus untuk membuka film, karena penulis-sutradara Celine Song menempatkan penonton pada posisi penasaran. Dengan demikian, cerita yang terungkap disajikan seolah-olah penonton telah diizinkan untuk melihat kehidupan yang tersembunyi.

Film ini bercerita pada awalnya Na Young (Greta Lee) dan Hae Sung (Teo Yoo) adalah anak-anak yang berencana menikah di Korea Selatan. Namun setelah keluarga Na Young pindah ke Amerika Serikat (AS), mereka tidak bertemu lagi sampai Na Young mengubah namanya menjadi Nora dan menikah beberapa tahun kemudian. 

Lanjut ke halaman berikutnya....

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement