Senin 12 Feb 2024 17:14 WIB

Jadi Petugas Pemilu, Bagaimana Caranya Agar tak Sampai Tumbang?

Petugas Pemilu perlu mengutamakan kesehatan dan nyawa di atas segalanya.

Petugas Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) diserukan tetap memantau kesehatan selagi bertugas mengawal kelancaran Pemilu 2024.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Petugas Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) diserukan tetap memantau kesehatan selagi bertugas mengawal kelancaran Pemilu 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pakar kesehatan Prof Tjandra Yoga Aditama menyerukan petugas pemilu dalam hal ini kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) untuk menjaga asupan makanan yang bergizi dan seimbang. Itu penting agar mereka tetap bugar dalam menjalankan tugas.

"Selain asupan yang bergizi dan seimbang juga penting untuk beristirahat yang cukup," kata Prof Tjandra yang juga direktur Pasca Sarjana Universitas Yarsi, Jakarta melalui pesan elektroniknya di Jakarta, Senin (12/2/2024).

Baca Juga

Bagi yang memiliki penyakit tertentu serta rutin mengonsumsi obat, Prof Tjandra mengingatkan untuk tetap menjalankan kebiasaannya itu kendati sedang sibuk mengurus pemungutan suara, perhitungan suara, dan lainnya. Dia juga mengingatkan petugas KPPS untuk sedapat mungkin tetap memantau kesehatannya.

Bila perlu, bawa sendiri alat pengukur tekanan darah ke tempat pemungutan suara (TPS), khususnya bagi pasien hipertensi alias tekanan darah tinggi. Bawa juga tes cepat gula darah apabila memiliki penyakit diabetes.

Lalu, saat merasa lelah atau merasa mengalami gangguan kesehatan, petugas disarankan segera beristirahat sejenak sampai pulih. Sebaiknya, minta bantuan teman untuk menggantikan tugas  sementara waktu.

Prof Tjandra lalu meminta para pimpinan unit, baik itu ketua KPPS, panitia pemungutan suara (PPS), panitia pemilihan kecamatan (PPK), dan petugas lainnya untuk memberi perhatian terhadap kesehatan anggotanya.

"Tentu menyelesaikan pekerjaan tugas setiap tahapan pemilu adalah amat penting, tetapi kesehatan (apalagi nyawa) para petugas adalah di atas dari segala-galanya," ujar Tjandra.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement