Kamis 07 Dec 2023 06:33 WIB

Kesaksian Tetangga Soal Keluarga dan Empat Anak yang Ditemukan Meninggal di Jagakarsa

Titin mengaku sempat ingin memberi makan empat anak tetangganya itu, namun ditolak.

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Agus raharjo
Sebuah pesan misterius ditemukan di rumah lokasi empat bocah tewas terkunci di sebuah kamar di daerah Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (6/12/2023).
Foto: Dok Republika
Sebuah pesan misterius ditemukan di rumah lokasi empat bocah tewas terkunci di sebuah kamar di daerah Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (6/12/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA–Titin (49 tahun), tetangga dari PD dan empat anaknya yang ditemukan tewas membusuk di dalam rumah kontrakan di Kelurahan Jagakarsa, Jakarta Selatan, menyebut keluarga itu tertutup sejak pindah ke lingkungan tersebut satu setengah tahun lalu. Tidak ada komunikasi dengan warga hingga dan pintu kontrakan biasa tertutup sepanjang waktu.

Titin bahkan menyebut PD sempat berbicara ketus kepadanya saat hendak membantu memberi makan anak-anaknya. Padahal Titin merasa iba saat melihat anak-anak PD terlihat lebih kurus.

Baca Juga

"Saya mau suapin anaknya, udah kayak cucu sendiri lah saya anggap tapi ditolak. Soalnya saya lihat agak kurus, beda sama (kondisi anak) waktu istrinya masih kerja," tutur Titin di Jagakarsa, Rabu (6/12/2023).

Dia menjelaskan PD telah lama menganggur dan baru mendapat kerja sebagai pengemudi taksi baru-baru ini. Istrinya sempat bekerja, namun telah berhenti sejak empat bulan lalu. Hal ini yang ia duga membuat keluarga itu kesulitan ekonomi.

Titin mengaku tidak menyangka empat anak yang dulunya pernah bermain di teras rumahnya harus meninggal dengan cara seperti itu. Dia mengaku sangat terpukul dengan kejadian ini. "Saya lemes tadi, dulu biasa main di sini (menunjuk teras rumahnya)," katanya.

Ibu empat anak dirawat di rumah sakit...

 

photo
Ketua RT 04/03 Kelurahan Jagakarsa, Yakub saat diwawancara di tempat kejadian perkara (TKP) penemuan empat anak yang tewas karena diduga dikuci di dalam kamar oleh ayahnya sendiri di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (6/12/2023). - (Republika/Alkhaledi Kurnialam)

Advertisement

Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
  • Rohigyanah dapat makanan gratis.. warga negara sendiri kelaparan.. hadeh ngurusin negara orang.. rakyat sendiri banyak yang kismis
    1 Bulan lalu
  • Innalillahi wa innailaihi rojiun, surga untuk kalian semua nak, kalian anak-anak yg suci tak berdosa. Dunia ini terlalu kejam untukmu nak. Alloh lebih menyayangi kalian
    1 Bulan lalu
  • Udah mah lowongan kerja susah
    1 Bulan lalu
    • Pakai batas umur lagi ,blom berpenampilan menarik ...hadeh
  • Sangat di sesali bagi pihak kluarga.. udah tau klakuan trsangka antagonis sprti itu.knapa tdak d jemput ank² nya..bgitu juga dg pihak kpolisian.harus nya brsikap tegas dg panggilan kpda trsangka.
    1 Bulan lalu
  • Faktor ekonomi kasihan seharusny tanggung jawab pemerintah jangan mikir negara lain pikir dulu rakyatnya bisa makan apa tidak kita bisa kasih bantuan negara lain tapi rakyatnya disini gak bisa makan
    1 Bulan lalu
    • @Erna Purwanti Heh..Ingat kalau dasarnya pemalas+mental ngemis dikasih lapangan kerja 100 jt pun gk akan dilirik..cuma harap gampang aja
    • Ya Tolol kalau apa2 pemerintah kerja cari uang sendiri...hidup kok bergantung sama orang/pemerintah hidup itu bergantung kepada Tuhan,terus usaha jgn mental pengemis,apa2 yang salah pemerintah,dia nya niat kerja gak? Kalau dasarnya pemalas pemerintah ngasih 100 jt lapangan kerja ya gak guna juga kalau dasarnya pemalas+ mental ngemis
    • @Agustini Putri : di undang-undang itu ada ayat yang bunyinya "fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara."
    • Duh apa si hidup kita sendiri ya tanggung jawab kita sendiri lah, kenapa jd pemerintah yg dibawa2. Mental miskin namanya kalo apa2 maunya dibantu pemerintah trs
  • Faktor ekonomi kasihan seharusny tanggung jawab pemerintah jangan mikir negara lain pikir dulu rakyatnya bisa makan apa tidak kita bisa kasih bantuan negara lain tapi rakyatnya disini gak bisa makan
    1 Bulan lalu
  • Faktor ekonomi kasihan seharusny tanggung jawab pemerintah jangan mikir negara lain pikir dulu rakyatnya bisa makan apa tidak kita bisa kasih bantuan negara lain tapi rakyatnya disini gak bisa makan
    1 Bulan lalu
  • Faktor ekonomi kasihan seharusny tanggung jawab pemerintah jangan mikir negara lain pikir dulu rakyatnya bisa makan apa tidak kita bisa kasih bantuan negara lain tapi rakyatnya disini gak bisa makan
    1 Bulan lalu
  • Faktor ekonomi kasihan seharusny tanggung jawab pemerintah jangan mikir negara lain pikir dulu rakyatnya bisa makan apa tidak kita bisa kasih bantuan negara lain tapi rakyatnya disini gak bisa makan
    1 Bulan lalu
  • Kayaknya ini faktor cemburu sama kejiwaan ya bukan ekonomi sih
    1 Bulan lalu
  • Aku rasa itu bukan mengenai faktor ekonomi ya.. tapi itu faktor kejiwaan. Klo faktor ekonomi knp ada tetangga yg peduli aja gak diterima. Atau klo benar2 ekonomi sulit boleh lah anak2 di bawa ke panti asuhan... menurut saya ini faktor kejiwaan yg sadis sampai mengorbankan 4 nyawa
    1 Bulan lalu
  • Mnrt sy BKN Krn faktor ekonomi sih, Krn mnrt teman2nya PD udah kerja jd sopir taxi, tp sebelumnya ada mslh kdrt dia cemburu sama istrinya dikira selingkuh, saat itu istrinya dirawat di RS, dia dipanggil kepolisian tp blm dtg alasannya msh jaga anak2nya, mgkn dia takut Krn dilaporin jd kacau pikirannya, trus dia kunci anak2nya di kamar sampe meningga* dan dia sendiri ditemukan di kmr mandi disinyalir percobaan bunuh diri
    1 Bulan lalu
  • Seandainya diberi satu kesempatan saja utk bertemu dgn PD(pelaku)... Maka ijinkan saya utk membunuhnya,terlepas dri hukum
    1 Bulan lalu
  • Tuh pemerintah buka mata mu!! Mati ' matian kasih makan rohingya 3x sehari + snack, malah yg dijawa itu ada yang dikasih kontrakan dan uang 1.250.000 setiap bulannya...LIHAT WARGA NEGARANYA SENDIRI HARUS MATI KELAPARAN dan JADI KORBAN KEKERASAN KRN KEMISKINAN! LIHAT LAGI BETAPA BNYK WARGA NEGARA KITA YG LAINNYA YG HARUS MEMPERTARUHKAN NYAWA HNY DEMI SESUAP NASI!! ROHINGYA PASTINYA TERUS MENERUS DATANG KESINI KRN TINGGAL MAKAN, MINUM, TIDUR, DPT TUNJANGAN DAN BIKIN ANAK GRATISS! CALO2 DR MYANMAR JG PASTINYA AKAN TRS2 MENGIRIM ROHINGYA KEINDONESIA KRN DAPAT CUAN DAN MEREKA PINTAR MENGHIBAHKAN MASALAH BARU UNTUK NEGARA KITA. MYANMAR & NEGARA LAIN TERTAWA MELIHAT KEBODOHAN BANGSA INI! MENOLONG MEMANG BAIK TAPI BUKAN BERARTI HARUS MENJADI BEBAN SEUMUR HIDUP!! ATASI DULU KEMISKINAN DAN KELAPARAN WARGAMU SENDIRI!! ENAK BENER RIBUAN ORG ROHINGYA MAKAN AYAM SETIAP HARI DGN NASI SEGUNUNG YG MSH DIPROTES KURANG BANYAK, SEDANGKAN WARGANYA SENDIRI HARUS KELAPARAN. MIRIS!!!
    1 Bulan lalu
  • Jokowi dan pemerintahannya harus bertanggungjawab atas permasalahan ini, lihat aja nanti pada saat sakaratul maut kau Jokowi
    1 Bulan lalu
    • @Rahadi Kanesa Saudara2 berikut yg bernama rahadi ini merupakan contoh...kalau apa2 berharap ke pemerintah alias mental pengemis...ingat yang lain nya ya jangan dicontoh model seperti rahadi ini, orang itu bekerja mencari rejeki nya sendiri,kalau punya agama tau artinya keimanan,dan rejeki yang ngatur Tuhan, bukan pemerintah jadi...nih orang kayak gini JELAS! Mental PENGEMIS... justru orang kek gini yang gak perlu hidup alias beban negara,udah tolol,ngata ngatain pemerintah duhhh double double tolol nya
    • Kenapa jd presiden sih yg hrs tanggung jawab, aneh bgt. Hidup kita sendiri ya tanggung jawab diri sendiri lah, jgn salahin org lain
  • Saya Lagi Cari ART gaji 1 juta 800 ribu Jujur,rajin ibadahnya,Sholat untuk wilayah Sulsel
    1 Bulan lalu
  • Jelas Faktor ekonomi... Baru kelihatan kalau kondisi saat ini lebih buruk dari kelihatannya...
    1 Bulan lalu
  • Disaat masih banyak masyarakat yang kesusahan..Apakah layak pemerintah membangun IKN untuk kemewahan pejabat2 negara?
    1 Bulan lalu
    • Setuju, ini harusnya nggak se penting itu. Masih banyak hal yang harus dibangun khususnya kualitas SDM & ekonomi.
  • Ya begitulah kalo orang pengen cepet nikah punya anak buru-buru hasilnya gitu gak mikir kehidupan sehari-hari nya apa pengangguran kok dipelihara istrinya juga bodoh karena cinta makan tuh cinta
    1 Bulan lalu
  • Kemiskinan dan kebodohan akan selalu jd sumber petaka .betapa bnyk kejahatan yg disebabkan Krn kemiskinan .dari mulai perampokan , pembunuhan , pemerkosaan ,KDRT , bahkan kekerasan thdp anak anak .semua Krn faktor finansial.satu lg yg juga utama adlh jauh dari agama .iman .di mn iman ?
    1 Bulan lalu
  • astagfirullah...keimanan sdah hilang,, kasian 4 anak itu msih mungil2 ya aallah,,ga kbyang...otak nya bnr2 ga wras yg jd orng tua,knpa ga d biarkn hdup bgmnapun cranya,,tpi insyallah skrng mrka sdah bhgia
    1 Bulan lalu
  • Saya ga hbs pikir dgn orng kyk gitu. Kalo emang nyari kerjaan susah kan bisa usaha kecil2an, jual gorengan kek misalnya. Jaman skrng jualan apapun laku apalagi diJkt yg semua orng bantak duit. Dikampung saya aja yg daya beli masyarakatnya ga sebaik Jkt ttp laku jualan apapun. Ini bukan soal kemiskinan tp soal kemauan seseorng utk berusaha.
    1 Bulan lalu
  • Cerita susah dan masalah pasti semua manusia punya. Tapi tergantung cara sikapinya dan usaha apa yg harus kita buat. Pasti ada cara tapi kita yg kurang peka bisa juga malas gak mau coba. Tega banget dia. Udah gk bahagiakan istri anak malah digitukan keluarganya dirumah orang pula
    1 Bulan lalu
  • Entah siapa yang salah ku tak tau
    1 Bulan lalu
  • Banyak anak banyak rejeki? Ente punya anak banyak rejekinya juga banyak? Itu karena ente gak ngerti konsep mayoritas dan minoritas.
    1 Bulan lalu
  • Ketika yg di atas menghalalkan segala cara utk mempertahankan kekuasaan, yg di bawah justru kesulitan mencari rezeki halal untuk makan keluarga. Semoga para pejabat kelak siap bertanggung jawab di hadapan Allah...
    1 Bulan lalu
  • Duh Gusti imbas lapangan kerja sempit..
    1 Bulan lalu
  • Saya sempat mengalami kondisi ekonomi sprti itu,dimana ada 2 anak yg mnjadi tanggung jwa saya tpi ketika itu sya sama skali tdak memiliki pkerjaan dan pemasukan,sering kali anak² & istri sya tdak makan dan mnunggu bantuan sodara,memang sering kali ada fikiran aneh² untuk bunuh diri tapi Alhamdulillah Allah slalu sdar kan sya dan sya trus berusaha untuk menckupi kbutuhan hdup kluarga sya,Alhamdulillah skrg kami hdup dlam kecukupan.. Saran saya,sesulit appun hdup trus brfikir positif dn berdoa lah kpd Allah,dan tetaplah brikhtiar karna di stiap kesulitan pastilah ada jalan..
    1 Bulan lalu
    • Mantap pak, terimakasih telah bertahan dan berjuang sejauh ini. Sebagai anak muda saya salut dengan kisah seperti ini. Semoga keluarga bapak dalam keadaan sehat dan bahagia selalu ya pak. God Job
    • Mantap pak, terimakasih telah bertahan dan berjuang sejauh ini. Sebagai anak muda saya salut dengan kisah seperti ini. Semoga keluarga bapak dalam keadaan sehat dan bahagia selalu ya pak. God Job
  • Begitulah betapa jahatnya korupsi, seringkali kita dihadapkan oleh berita2 seperti ini. Dan dengan mudahnya kita menghakimi pelaku krn telah melakukan perbuatan yg kejam dan tdk beradab. Tapi kita lupa, seringkali hal2 seperti ini terjadi krn diawali permasalahan ekonomi yg akhirnya memicu ke aspek lainnya. Sementara para pelaku korupsi bisa menikmati hidup bergelimang harta bahkan ketika ada yg tertangkap tangan dan memakai rompi orange pun mrk masih bisa santai krn ada "fasilitas" yg bisa mereka jangkau. Pelaku dalam kasus ini diawali hancurnya ekonomi keluarga, yg kemudian jadi triger cekcok dgn istri dan akhirnya mengorbankan anak2. Si pelaku mendapatkan hukuman krn perkara pidana, hukuman sosial dari masyarakat (dikutuk/dihujat), dan hukuman dari nuraninya sendiri seumur hidupnya. Sementara koruptor selepas menjalani masa hukuman (yg itupun seringkali absen dalam tahanan) dapat menikmati hidup bergelimang harta yg diperoleh sebelumnya dgn cara korupsi. Korupsi bukan sekedar mengambil uang negara utk kepentingan pribadi pelakunya, tapi korupsi telah merampas hak banyak orang dan kemudian keterdesakan yg diakibatkan perampasan hak tsb menjadi trigger yg mengubah banyak orang menjadi mesin pembunuh. Dan hal tsb bukan terjadi pada satu atau dua orang saja, tetapi bisa terjadi pd puluhan, ribuan dan mungkin jutaan orang lainnya..
    1 Bulan lalu
  • Seperti yang saya alami di tahun ini, Anak 4 masih kecil². Suami nganggur,sampai saat ini masih ngemis² biar diajak kerja temannya. Biaya sekolah belum kebayar semua. Makin tres dan bikin emosi kadang² takut juga kalau dekat² suami. Mungkin ada yang bisa bantu kami, Kami di daerah Lampung tengah
    1 Bulan lalu
  • Prihatin ada kejadian seperti ini. Kekayaan alam kita melimpah ruah, tapi rakyatnya ada yg kelaparan. Banyak buruh asing bekerja, tapi rakyat ada yg nganggur. Orang yang dibayar pakai uang rakyat mestinya malu dgn kejadian seperti itu.
    1 Bulan lalu
  • Saya anak 3 cowok,cewek,cowok,12,8,5. Yg cewek sakit celbral palsy.saya selalu dibisikin untuk bunuh anak yg cewek kasian bila hidup lama didunia.tapi saya selalu melawan itu semua dgn berdoa dan sholat.tapi memang klo nganggur bikin efek bengong dan jadinya ya berfikir jelek jelek
    1 Bulan lalu
  • Nauzubillahi min zalik.
    1 Bulan lalu
  • Padahal anak titipan allah, bukan punya mereka, berani2nya dia bunuh anak2 titipan allah
    1 Bulan lalu
  • Lagian suka heran juga sama orang modelan gini, udah tau susah ngontrak mahal 2,5jt/bulan, padahal cari aja kontrakan murah yg penting ngumpul, hidup cukup, kayaknya tipe orang tua yang gengsi deh
    1 Bulan lalu
  • Astaghfirullah allazim.... Bpknya akan jadi Kerak Nerakaaaa, 4 Balita di bunuhhhh... Secara perlahan Sadiz.... Benar2 Sadiz. Wahai... Penguasa Negeri beginilah kehidupan rakyatMu, sementara anda sekarang sedang Gila syahwat politik!!!
    1 Bulan lalu
  • Laki2 Badjingan harus dihukum mati dia.. Siksa dlu klo perlu.. Gk da otak udah gk nafkahi malah disiksa anaknya mayo secara perlahan.. Biadab
    1 Bulan lalu
  • Yang bgini2 ni cocoknya dihukum mutilasi aja ya !! Ga punya otak ! Penggal aja kpala tangan sama kakinya biar kapok !! Anak masih kecil2! Istri dah mau kerja juga di kdrt ! Sedangkan dia sendiri mlas2an ngnggur !! Bapak model bajingan yang begini namany mah !! Bisanya cuman NGENToTt ! Nggk mau tanggung jawab !!! Anjiiirrrrr !!! Jipiingg jiping jipiiingggg !!!;
    1 Bulan lalu
  • Memang realitanya masih banyak masyarakat yg hidup serba kekurangan, hidup serba pas2an klo pemerintah mau jeli sok turun langsung lihat di gg2 kecil jakarta terutama rakyat kecil yg hidupnya susah ngontrak hanya sepetak karena ya memang mampunya segitu serba susah bisa kasih mkn keluarga sm bisa bayar kontrakan aja sdh syukur maka nya bnyak yg stress cari kerjaan susah biaya hidup tinggi,akhir nya lari ke pinjol Gagal bayar dah,maka nya bnyk kasus KDRT, perceraian,bunuh diri karena masalah ekonomi,, Sy sendiri sbgai driver online sgt ngerasain himpitan ekonomi ini Dan cukup pahit buat ngejalanin nya Berpnghasilan jauh dibawah umr
    1 Bulan lalu
  • Salah satu potret masyarakat yang hidup di era saat ini, sangat miris. Seorang ayah sudah runtuh naluri ke ayahannya melindungi jiwa anaknya karena kondisi ekonomi keluarga yang tidak ada solusi. Dalam pandangan Islam, masyarakat harus terpenuhi kebutuhan dasarnya, pangan, sandang, papan. Suami oleh pemimpin Islam diwajibkan mencari nafkah dengan segenap kemampuan. Bila suami tidak bisa memberi nafkah karena meninggal, lumpuh atau sakit, maka nafkah beralih ke jalur suami yang laki laki: kakek, paman, anak laki-laki yang sudah baligh. Bila dari jalur suami tidak ada yang mampu, maka beralih ke kerabat dekat, kemudian ke tetangga, kalau tidak ada juga, maka tanggung jawab nafkah akan diberikan oleh pemimpin Islam yaitu dari baitul maal. Disamping itu pemimpin Islam harus menyediakan lapangan pekerjaan bagi para suami. Dan yang fundamental adalah masyarakat dibangun aqidah dan ketaqwaan kepada Allah, agar terbangun kepribadian Islam yang tinggi, mental kuat, tidak mudah putus asa, ridho dengan berbagai ujian apapun. Sehingga tidak akan ada lagi keluarga yang mengambil jalan pintas solusi menyesatkan yang membuat sengsara dunia akhirat. Masyarakat hanya akan sejahtera bila dikembalikan kepada pengaturan Islam secara menyeluruh.. Wallahu a'lam
    1 Bulan lalu
  • Miris melihat dan membaca kasus ini. Pemerintah harus lebih peka melihat dan mencari solusi ketika ada kasus sprti ini. Bukalah pintu pintu sosial sprti di lembaga pendidikan, rumah ibadah dan tentuny lmbaga zakat dll untuk terbuka. Minimal membantu makan buat yg memerlukan sampai mereka siap mandiri. Ayolah..jika perut lapar tentu pikiran jadi runyam.
    1 Bulan lalu
  • Pemerintah harusnya mikir dengan kondisi masyarakat seperti ini. Kuatkan iman dan ekonomi serta kesejahteraan rakyat. Mana sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat infonesia
    1 Bulan lalu
  • Bapaknya pengecut. Bunuh anak2. Kenapa ga berangkat ke palestina aja....bunuh zionis disana
    1 Bulan lalu
  • Saya Jujur saja... negara Indonesia lagi sulit banyak pengangguran susah cari krj buat cari makan keluarga saja berat... Tp pak presiden bukan mikirin orang miskin biar krj atau bagaimana...yg di pikirin IKN
    1 Bulan lalu
    • Rakyat ada yg nganggur... Buruh aseing banyak yg bekerja, Kenapa bisa Begitu?
    • kenapa dia gak ikut kerja ke kalimantan aja, kan banyak buruh seindonesia ke IKN buat kerja. jangan males doang diturutin. otak dipake
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement