Senin 06 Nov 2023 13:48 WIB

Lukisan Monet 'Les Saules, Giverny' akan Dilelang, Harganya Diprediksi Capai Rp 50 Miliar

Lelang akan digelar di Paris pada 24 November 2023.

Rep: Rahma Sulistya  / Red: Friska Yolandha
Lukisan Water Lilies (1908) karya seniman Prancis Claude Monet dipamerkan dalam pameran di Mexico City, Meksiko, 26 April 2023.
Foto: EPA-EFE/Alex Cruz
Lukisan Water Lilies (1908) karya seniman Prancis Claude Monet dipamerkan dalam pameran di Mexico City, Meksiko, 26 April 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah lukisan karya master impresionis Prancis, Claude Monet, akan dilelang pada akhir bulan ini di Paris, Prancis. Lukisan yang masih berada di tangan swasta sejak 1948 itu diperkirakan akan terjual hingga 3 juta euro (Rp 50,2 miliar).

Pemandangan "Les Saules, Giverny" ("The Willows, Giverny") yang berasal dari tahun 1886, muncul kembali di pasar seni Prancis, di mana lukisan Monet menjadi semakin langka. Itu merupakan salah satu dari sekitar tiga lusin lot pada penjualan seni impresionis dan modern di Rumah Lelang Ader yang akan datang di Hotel Drouot yang dijadwalkan pada 24 November 2023.

Baca Juga

“Lukisan Claude Monet sebesar ini, dengan dimensi seperti ini sudah tidak ada lagi di kalangan keluarga Prancis,” ujar kata juru lelang Rumah Lelang Ader, David Nordmann, melansir Reuters, Sein (6/11/2023).

Lukisan-lukisan tersebut sebagian besar ditemukan di museum-museum besar atau koleksi asing, namun sangat jarang ditemukan di Prancis. “Ini adalah kesempatan besar bagi pasar Prancis,” kata dia.

 

Lukisan cat minyak Monet berukuran 73 cm x 92 cm itu milik keluarga asal Yahudi dan dipajang di flat mewah mereka di pusat kota Paris. Kakek keluarga tersebut membeli lukisan itu dari sebuah galeri di Nice pada 1948 dan lukisan itu tetap berada di tangan keluarga tersebut sejak saat itu.

Meski tidak setenar bunga lili air karya Monet atau lukisan Gare Saint Lazare yang harganya bisa mencapai 100 juta euro, "Les Saules, Giverny" mengusung gaya khas sang seniman.

“Ini adalah karya khas Claude Monet, terutama melalui sapuan kuas dan cara dia memancarkan cahaya,” ucap Nordmann.

Monet menemukan pelipur lara di Giverny, sebelah barat Paris. Dari 1883 hingga kematiannya pada 1926, ia mengubah rumah semen merah muda menjadi rumah dan studio permanennya. Ia juga menumbuhkan taman bunga dan pepohonan bergaya Jepang yang tersebar di kolam bunga lili air, yang menginspirasi banyak lukisannya.

Lelang tersebut juga mencakup karya pelukis Amerika Mary Cassatt "Portrait de Jeune Fille au Chapeau Blanc" ("Potret Wanita Muda Bertopi Putih") diperkirakan bernilai 800 ribu hingga 1,2 juta euro (Rp 13,3 hingga Rp 20 miliar).

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement