Ahad 29 Oct 2023 14:45 WIB

Tak Hanya Anak, Orang Dewasa Juga Perlu Vaksinasi, Apa Manfaatnya?

Vaksinasi tidak hanya diperlukan bagi bayi dan anak-anak, namun juga orang dewasa.

Rep: Desy Susilawati/ Red: Natalia Endah Hapsari
 Vaksinasi memiliki peran penting dalam melindungi diri kita dari penyakit menular yang berdampak serius pada kesehatan/ilustrasi
Foto: AP/Carolyn Kaster
Vaksinasi memiliki peran penting dalam melindungi diri kita dari penyakit menular yang berdampak serius pada kesehatan/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-Vaksinasi tidak hanya diperlukan bagi bayi dan anak-anak, namun juga untuk orang dewasa. Akan tetapi, masih banyak masyarakat populasi dewasa yang belum sepenuhnya memahami pentingnya vaksinasi, jenis vaksin yang tersedia serta periode vaksinasi yang harus dilakukan. 

Ketua Satgas Imunisasi Dewasa Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Dr dr Sukamto Koesnoe, SpPD, K-AI, FINASIM mengungkapkan vaksinasi memiliki peran penting dalam melindungi diri kita dari penyakit menular yang berdampak serius pada kesehatan, sehingga sangat penting untuk kita semua untuk mendorong kesadaran akan pentingnya vaksinasi bagi setiap orang baik anak-anak maupun juga pada orang dewasa.

Baca Juga

“Vaksinasi berperan penting pada kesehatan masyarakat dalam mengurangi beban penyakit menular secara keseluruhan," ujarnya dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Glaxo Wellcome Indonesia dan PT Prodia Widyahusada Tbk, belum lama ini.

Menururtnya, cakupan vaksinasi pada orang dewasa masih kurang optimal. Untuk itu, kita perlu fokus pada pentingnya perluasan akses vaksin bagi setiap orang baik anak-anak maupun dewasa sesuai dengan jadwal imunisasi yang awal. 

"Kita secara bersama-sama bisa memperluas akses vaksinasi kepada masyarakat dari berbagai kelompok usia sesuai dengan jadwal vaksinasi yang berlaku," tambahnya. 

Ia menjelaskan saat ini terdapat beragam jenis vaksin yang efektif untuk mencegah lebih dari 20 penyakit berpotensi mematikan. Vaksinasi juga telah terbukti mengurangi kematian sekitar 3,5 sampai 5 juta jiwa akibat penyakit-penyakit seperti difteri, tetanus, pertusis, dan influenza. 

"Dari proyeksi yang disampaikan tersebut terlihat selama tahun 2020 hingga 2030, vaksinasi memiliki potensi bisa menyelematkan lebih dari 32 juta jiwa di dunia," ujarnya.

Oleh karena itu, sangat penting untuk masyarakat secara bersama dengan berbagai pihak, meningkatkan peranan dan kesadaran dalam melakukan vaksinasi secara berkala untuk orang dewasa, seperti influenza, hepatitis A, hepatitis B, tetanus, difteri, pertusis dan lainnya.

"Merupakan hal penting bagi kita semua untuk memberikan atensi, perhatian untuk vaksinasi secara rutin, berkala, sesuai rekomendasi organisasi profesi dan sesuai anjuran pemerintah bagi orang dewasa tidak hanya pada anak-anak saja," ujarnya. 

Vaksinasi untuk penyakit-penyakit seperti influenza, Hepatitis A, Hepatitis B, tetanus, difteri, pertusis serta yang lainnya sudah tersedia saat ini. Sebagaimana di Prodia telah menyediakan dan turut memperluas pelayanan akses vaksin Vaksinasi melalui 80 klinik yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. 

Vaksinasi ini bermanfaat agar kita terlindung dari berbagai penyakit dan tidak mengganggu produktivitas. Dengan vaksinasi, kita tidak hanya melindungi diri kita sendiri namun juga melindungi orang-orang tercinta dan anggota keluarga yang rentan terhadap penyakit infeksi.

Dua perusahaan di Indonesia, PT Glaxo Wellcome Indonesia (“GSK Indonesia”) yang merupakan perusahaan biofarmasi terkemuka dan PT Prodia Widyahusada Tbk (“Prodia”) yang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang kesehatan dengan jejaring terbesar, melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai wujud komitmen bersama untuk memaksimalkan jangkauan ketersediaan akses vaksinasi bagi masyarakat Indonesia. Dengan menyatukan skala dan keahlian dari kedua perusahaan, kemitraan strategis ini diharapkan akan memperluas akses masyarakat di semua rentang usia terhadap vaksinasi. 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement