Kamis 26 Oct 2023 09:01 WIB

Terjerat Kasus Narkoba, Video Wawancara G-Dragon Jadi Perhatian

G-Dragon berbicara agak ragu-ragu dan terus menggerakkan tubuhnya.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Friska Yolandha
Penyanyi K-Pop yang juga anggota Big Bang, G-Dragon.
Foto: Sportskeeda
Penyanyi K-Pop yang juga anggota Big Bang, G-Dragon.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Menyusul aktor Lee Sun Kyun, terungkap bahwa selebritas yang didakwa polisi karena dicurigai menggunakan narkoba adalah leader Big Bang, G-Dragon. Sehubungan dengan hal ini, video wawancara masa lalunya menjadi perhatian.

G-Dragon melakukan wawancara dengan majalah fashion 'Elle' pada Oktober lalu. Video wawancara ini telah menerima banyak perhatian menyusul berita artis tersebut didakwa atas tuduhan narkoba.

Baca Juga

Dilansir Naver, Rabu (25/10/2023), dalam video wawancara saat itu, G-Dragon berbicara agak ragu-ragu, berusaha menghubungkan pikirannya dengan baik, dan terus menggerakkan tubuhnya. Banyak yang menunjukkan ucapannya yang tidak jelas, yang kata-katanya tidak diartikulasikan dengan jelas.

Pada tanggal 25 Oktober, Unit Investigasi Kejahatan Narkoba Kepolisian Incheon mengumumkan bahwa mereka telah mendakwa G-Dragon atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Pengendalian Narkotika dan saat ini sedang menyelidiki masalah tersebut. Namun, polisi menjelaskan bahwa kasus G-Dragon tidak ada kaitannya dengan insiden penggunaan narkoba yang dilakukan Lee Sun kyun.

 

"Dia saat ini tidak berada di bawah agensi kami, jadi sulit memberikan tanggapan resmi,” kata pernyataan resmi mantan agensi G-Dragon, YG Entertainment.

Sebelumnya, YG mengungkapkan bahwa kontrak eksklusif G-Dragon telah berakhir pada bulan Juni. "Kami bekerja sama melalui kontrak terpisah untuk periklanan dan aktivitas lainnya. Kontrak tambahan akan dibahas saat melanjutkan aktivitas musik, dan YG akan melakukan segala upaya untuk mendukung hal tersebut," katanya.

Pada tahun 2011, G-Dragon diselidiki oleh jaksa penuntut atas dugaan penggunaan ganja, tetapi pada saat itu, ia menerima dakwaan yang ditangguhkan. Agensi G-Dragon saat itu menjelaskan bahwa saat berkumpul di Jepang saat tur, GD mengisap beberapa isapan rokok ketika seorang pemuda Jepang menawarinya.

Sementara itu, polisi telah menyelidiki delapan orang terkait kasus Lee Sun kyun. Lee Sun kyun telah didakwa karena melanggar Undang-Undang Pengendalian Narkotika, khususnya penggunaan ganja dan obat-obatan sintetis.

Manajer, yang diketahui terkait dengan tempat hiburan di Gangnam yang sering dikunjungi Lee Sun kyun, diidentifikasi sebagai 'A,' telah ditangkap atas tuduhan penggunaan narkoba sintetis.

'A' juga menghadapi tuduhan memeras 350 juta KRW dari Lee Sun kyun melalui pemerasan. Selain itu, satu karyawan dari tempat hiburan telah dipesan, dan 5 orang lainnya, termasuk Hwang Hana, Han Heo hee, dan Jung Da eun.

Polisi berencana melakukan tes zat terhadap Lee Sun kyun dalam waktu dekat untuk mengetahui jenis narkoba yang dia gunakan dan frekuensi penggunaannya. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement