Sabtu 16 Sep 2023 17:21 WIB

Stop Kecanduan Judi, 6 Tips Ini Layak Dicoba

Bagi yang terjebak dalam kecanduan, perjudian dapat berdampak negatif.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Qommarria Rostanti
Judi online (ilustrasi). Ada beberapa cara menghentikan judi online.
Foto: Dok. www.freepik.com
Judi online (ilustrasi). Ada beberapa cara menghentikan judi online.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak orang melihat perjudian sebagai bentuk hiburan yang tidak berbahaya. Namun bagi individu yang terjerat dalam kecanduan perjudian, konsekuensinya bisa sangat merusak dan berdampak negatif pada kehidupan mereka, termasuk kehidupan pribadi, profesional, keuangan, dan hubungan.

Meskipun kecanduan judi adalah gangguan kesehatan mental yang serius dan berpotensi berbahaya, ada banyak cara untuk mendapatkan bantuan. Kecanduan judi atau gambling disorder (GD) adalah perilaku kecanduan yang dapat mengganggu signifikan kehidupan sehari-hari seseorang.

Baca Juga

Kondisi ini memiliki kesamaan dengan gangguan penggunaan zat seperti tanda, gejala, dan karakteristik ketergantungan. GD baru-baru ini didefinisikan ulang sebagai gangguan terkait zat dan kecanduan dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, Fifth Edition (DSM-5). 

GD adalah kondisi yang dapat didiagnosis dan dapat mengakibatkan masalah finansial, kebangkrutan, konflik keluarga, dan banyak masalah lainnya. “Karena perjudian telah menjadi hal yang normal baik secara sosial maupun komersial, sulit bagi orang untuk mengidentifikasi kapan perjudian telah melewati batas kecanduan,” kata psikiater bersertifikat di Austin, Texas, dan pendiri program pemulihan kecanduan online Self Recovery, Daniel Hochman, dilansir Forbes, Sabtu (16/9/2023).

 

Namun, akibat kecanduan judi dapat sangat merusak, termasuk kerugian finansial, kerusakan hubungan, dan perasaan malu, dan kebencian terhadap diri sendiri. Penelitian neuroimaging terbaru juga menunjukkan perubahan penting dalam aktivitas otak dari individu yang mengalami kecanduan judi.

Seorang konselor kesehatan mental berlisensi dan salah satu pendiri Family Addiction Specialist di New York City, Lin Sternlicht, menjelaskan bahwa orang dengan GD mengalami aktivasi jalur penghargaan otak saat berjudi, mirip dengan respons orang yang kecanduan narkoba terhadap rangsangan. Bagi sebagian besar orang, perjudian bisa menjadi aktivitas sosial yang aman.

Namun, bagi mereka yang terjebak dalam kecanduan, perjudian dapat berdampak negatif pada keuangan, keluarga, dan hubungan. Menurut American Psychiatric Association, Anda mungkin memiliki masalah perjudian jika dalam waktu satu tahun menunjukkan empat tanda berikut:

1. Dorongan untuk meningkatkan taruhan saat berjudi.

2. Iritabilitas ketika mencoba mengontrol perjudian.

3. Sering gagal dalam upaya untuk mengendalikan perjudian.

4. Pikiran obsesif tentang perjudian.

5. Berjudi ketika kesal.

6. Berbohong untuk menyembunyikan kebiasaan berjudi.

7. Memilih perjudian daripada tanggung jawab atau hubungan.

8. Meminta bantuan keuangan dari keluarga dan teman.

“Pecandu judi tampaknya memiliki potensi yang sama seperti pecandu lainnya dalam kehilangan kekayaan, pekerjaan, keluarga, dan hubungan mereka,” ujar seorang pekerja sosial klinis berlisensi di Queens, New York, Elliott Blitenthal.

Kecanduan judi dapat memiliki konsekuensi serius jika tidak ditangani. Selain menyebabkan kerugian finansial, konflik dalam hubungan, dan pengaruh negatif pada pekerjaan atau pendidikan, kecanduan judi juga dapat merusak kesehatan mental dan fisik. Karena itu, sangat penting untuk mengatasi kecanduan judi sesegera mungkin.

Berikut adalah enam tips dari para ahli untuk membantu mengatasi kecanduan judi:

1. Kenali masalahnya

Langkah pertama adalah menyadari bahwa kecanduan judi adalah sumber masalah Anda, dan memiliki keinginan untuk berubah. Kesadaran akan masalah adalah awal dari pemulihan.

2. Hilangkan stigma

Ada stigma sosial yang terkait dengan kecanduan judi. Menghilangkan stigma ini penting karena dapat menghambat orang untuk mencari bantuan. Berbicara terbuka tentang pengalaman Anda dapat membantu mengurangi stigma ini.

3. Curhat pada orang terdekat

Berbicara dengan teman atau orang yang Anda cintai tentang masalah perjudian Anda dapat memberikan dukungan emosional yang sangat dibutuhkan dan membantu Anda mengakses sumber daya yang diperlukan.

4. Cari bantuan profesional

Jika Anda merasa kesulitan mengendalikan kebiasaan berjudi, mencari bantuan dari seorang profesional adalah langkah penting. Anda dapat mencari spesialis kecanduan di dekat Anda melalui jaringan perawatan kesehatan.

5. Bergabung dengan komunitas bernasib serupa

Bergabung dengan komunitas yang memiliki pengalaman serupa dapat membantu Anda merasa tidak sendirian dan mendapatkan inspirasi untuk pemulihan.

6. Sesuaikan pendekatan

Setiap individu unik, jadi Anda perlu terus menilai apakah pendekatan yang Anda ambil efektif. Terkadang, mungkin diperlukan perubahan dalam pendekatan pengobatan Anda sesuai dengan perkembangan kebutuhan. Jalur pemulihan dari kecanduan judi bisa berliku dan menantang, tetapi penting untuk diingat bahwa ada bantuan yang tersedia. 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement