Rabu 13 Sep 2023 04:04 WIB

Cara Periksa Kualitas Udara, tak Cuma Bisa dari Aplikasi

Ada berbagai sarana yang bisa dimanfaatkan untuk mengecek kualitas udara.

Rep: Santi Sopia/ Red: Qommarria Rostanti
Warga memperlihatkan situs untuk memeriksa polusi udara. (ilustrasi).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Warga memperlihatkan situs untuk memeriksa polusi udara. (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Saat ini, semakin banyak orang lebih menyadari pentingnya kualitas udara di wilayah mereka. Kini banyak layanan yang bisa dipergunakan untuk memeriksa kualitas udara di sekitar.

Dengan begitu, orang bisa lebih mempertimbangkan saat harus beraktivitas ke luar rumah, apakah bisa terlalu berat, lebih lama atau atau bahkan tidka keluar dama sekali. Ada berbagai sarana yang bisa dimanfaatkan untuk mengecek kualitas udara, sebagai berikut:

Baca Juga

1. Pakai aplikasi

Ada banyak aplikasi yang dapat digunakan untuk memantau indeks kualitas udara lokal, dengan beragam fitur yang tersedia. Meskipun aplikasi-aplikasi tersebut berbeda dalam berbagai hal, seperti dari mana sumber data, berapa banyak informasi yang diberikan, dan apakah memasarkan sensor sendiri, mereka memiliki setidaknya satu kesamaan, yakni menggunakan peringkat air quality index (AQI) berkode warna untuk membantu memandu pengguna mengenai kesehatan udara di sekitar mereka. 

2. Situs website

Situs website tertentu dapat memberikan informasi seputar kualitas udara. Anda bisa membuka situs resmi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta ataupun situs resmi IQAIR yang bisa diakses di browser.

3. Google Maps

Pengguna smartphone Android maupun iOS bisa memeriksa kualitas udara lewat Google Maps. Caranya bisa dengan mengetuk ikon di kanan bawah layar, gulir ke bawah dan pilih ‘udara’.

4. Alat pengukur udara 

Anda juga bisa membeli alat monitor atau detektor kualitas udara yang memberikan pengukuran kualitas udara di dalam ruangan. Umumnya monitor udara ini bisa memberikan informasi seputar kelembaban, potensi pertumbuhan jamur, suhu, sumber potensial masalah kualitas udara dalam ruangan dan berasal dari bahan bangunan, karpet, dan lainnya. Kemudian memuat materi partikulat (PM 2.5) yang berkaitan dengan tingkat tungau debu dan alergen lain yang ada di udara. 

5. Jam tangan pintar

Jam tangan pintar (smartwatch) biasanya memuat fitur-fitur berkaitan dengan pemantauan kesehatan pengguna, baik itu detak jantung hingga kualitas tidur. Ada juga beberapa smartwatch yang menyediakan fitur untuk memeriksa tekanan udara. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement