Rabu 30 Aug 2023 07:45 WIB

Dari Sushi Hingga Ramen, Ini Dia Rahasia Sehat Makanan Jepang

Ciri khas masakan Jepang adalah penggunaan bahan makanan yang segar dan berkualitas.

Rep: Desy Susilawati/ Red: Natalia Endah Hapsari
Salah satu ciri khas yang membuat masakan Jepang berbeda dan unik adalah kehadiran rasa umami, yang memberikan sensasi rasa mendalam dan nikmat./ilustrasi
Foto: Republika/Umi Nur Fadhilah
Salah satu ciri khas yang membuat masakan Jepang berbeda dan unik adalah kehadiran rasa umami, yang memberikan sensasi rasa mendalam dan nikmat./ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-Sushi, udon, ramen, hingga yakitori adalah beberapa masakan atau kuliner Jepang yang melegenda. Anda pasti pernah mencicipi salah satunya, kan? 

Ciri khas dari masakan Jepang adalah penggunaan bahan makanan yang segar dan berkualitas. Tak heran, pola makan atau diet masakan Jepang semakin populer, tidak kalah populer dengan pola makan atau diet Mediterania. Kedua pola makan ini dianggap sebagai pola makan terbaik untuk kesehatan.

Baca Juga

Salah satu ciri khas yang membuat masakan Jepang berbeda dan unik adalah kehadiran rasa umami, yang memberikan sensasi rasa mendalam dan nikmat. Rasa ini berbeda dari empat rasa lainnya seperti manis, asam, asin dan pahit.

Umami sering dihubungkan dengan penggunaan monosodium glutamat (MSG). Namun, banyak orang tidak tahu bahwa asam glutamat pertama kali diperoleh dari rumput laut kombu. Sensasi umami berikutnya yang melengkapi profil rasa gurih berasal dari ditemukannya inosine monophosphate (IMP) dan guanosine monophosphate (GMP), kedua peptida yang berasal dari ikan laut dalam dan rumput laut. Selain menambah dan melengkapi cita rasa, senyawa alami ini juga bermanfaat bagi kesehatan.

Salah satu jenis asam amino non-esensial yang sangat dibutuhkan oleh tubuh adalah glutamat dan glutamin. Glutamat banyak terdapat dalam makanan-makanan seperti miso, kedelai, dan rumput laut, sedangkan glutamin bisa didapatkan dari kelapa, daging dan produk susu. Kedua asam amino ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, antara lain membantu menjaga sistem imunitas dan meningkatkan ketahanan tubuh terhadap penyakit.

Endang S. Sunaryo, seorang pengamat gizi dan pangan, mengatakan bahwa asam glutamat merupakan senyawa yang terdapat secara alami dalam berbagai bahan makanan seperti tomat, keju parmesan, jamur, dan kombu. Selain itu, MSG juga bisa menjadi pilihan sumber asam glutamat yang memiliki manfaat dalam memperkaya rasa makanan dan mengurangi jumlah pemakaian garam dapur NaCl 30 persen, baik bagi penderita hipertensi yang harus menurunkan konsumsi NaCl.

"Dengan menambahkan asam glutamat dari bahan alami atau menggunakan MSG secara bijak, tentunya dapat membantu meningkatkan kenikmatan hidangan secara alami," jelas Endang S. Sunaryo dalam siaran pers, Rabu (30/8/2023).

Sebuah bahan penting dalam hidangan Jepang adalah kuah beraroma yang terbuat dari dashi, yaitu kaldu ikan yang dicampur dengan kombu (sejenis rumput laut) dan katsuobushi (ikan tongkol kering). Bahan-bahan ini kaya peptida yang bermanfaat untuk tubuh, khususnya dalam memerangi infeksi virus dan meningkatkan kewaspadaan sel imunitas khususnya sel T.

Selain kaya rasa gurih kompleks yang menjadi ciri khas masakan Jepang, rasa umami juga dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi asupan garam. Dengan demikian bermanfaat bagi penderita penyakit degeneratif khususnya hipertensi.

Bahan-bahan masakan Jepang yang banyak menggunakan produk laut seperti ikan, crustasea, rumput laut dan diimbangi dengan sayuran dan bumbu khas fermentasi miso dan nato selain bergizi juga memperkaya macam kuliner dunia. Dengan demikian, menikmati masakan Jepang tidak hanya menyenangkan lidah, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang beragam.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement