Sabtu 26 Aug 2023 03:00 WIB

5 Kiat Sederhana Hadapi Polusi Udara

Kualitas udara yang lebih baik perlu kita upayakan bersama.

Kondisi kualitas udara cenderung tidak sehat ternyata mendorong tren belanja daring masyarakat akan berbagai produk untuk melindungi keluarga dari polusi udara.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Kondisi kualitas udara cenderung tidak sehat ternyata mendorong tren belanja daring masyarakat akan berbagai produk untuk melindungi keluarga dari polusi udara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Udara di berbagai wilayah di Indonesia akhir-akhir ini berkualitas buruk, terlebih di kota besar seperti Jakarta. Grafik riwayat kualitas udara di Jakarta dalam satu bulan ke belakang menunjukkan, Indeks Kualitas Udara atau AQI di Jakarta bahkan bisa mencapai 164. Angka ini termasuk dalam kategori tidak sehat menurut nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia.

Artinya, pencemaran udara yang terjadi bisa menimbulkan efek pada seluruh populasi dan populasi sensitif dapat mengalami efek kesehatan yang serius. “Kualitas udara yang lebih baik perlu kita upayakan bersama. Semua pihak sebaiknya berperan dalam meminimalisasi polusi udara. Sebagai perusahaan teknologi Indonesia, Tokopedia punya program Tokopedia Hijau untuk mengajak sebanyak-banyaknya masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan,” jelas Public Affairs Senior Lead Tokopedia, Aditia Grasio Nelwan, dalam siaran pers.

Baca Juga

Ternyata, kondisi kualitas udara cenderung tidak sehat ternyata mendorong tren belanja daring masyarakat akan berbagai produk untuk melindungi keluarga dari polusi udara. Tokopedia pun membagikan lima tips untuk menghadapi kualitas udara yang buruk.

1. Tingkatkan kualitas udara dalam ruangan

 

“Untuk meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan, masyarakat bisa memanfaatkan produk seperti air purifier berteknologi HEPA Filter yang dapat membersihkan partikel kecil di udara, termasuk debu, bakteri dan polutan lainnya,” kata Aditia. 

Selain itu, masyarakat juga bisa mengombinasikan air purifier dengan tanaman penjernih udara, seperti lidah buaya, snake plant atau areca palm. Tanaman penjernih udara dapat menyerap partikel-partikel mikroskopis dan polutan lain, seperti benzena, formaldehida dan amonia.

 

2. Jaga kesehatan di tengah tingginya polusi udara

Polusi udara dapat memicu masalah kesehatan, seperti flu, batuk dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). “Gunakan masker medis saat berada di luar ruangan guna melindungi saluran pernapasan dari partikel berbahaya. Selain itu, konsumsi vitamin untuk tingkatkan imunitas tubuh dan obat yang dianjurkan jika memiliki gejala gangguan pernapasan,” kata Aditia.

 

3. Lindungi kesehatan kulit dari paparan polutan

Selain menimbulkan dampak pada kesehatan pernapasan, polusi udara juga bisa memicu gangguan pada kulit, seperti jerawat, dermatitis dan lainnya. “Agar kulit tetap sehat dan terlindungi dari efek buruk polusi udara, gunakan produk skincare yang mengandung antioksidan sehingga dapat melindungi kulit dari radikal bebas dan polutan lain,” ujar Aditia.

 

4. Kelola limbah rumah tangga

Kebiasaan masyarakat menumpuk dan membakar sampah dapat memperburuk kualitas udara. Masyarakat bisa mengambil langkah bijak dalam mengelola sampah dengan menerapkan prinsip 3R, yaitu reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali) dan recycle (mendaur ulang).

“Reduce misalnya dengan membawa tumbler untuk meminimalisasi sampah botol plastik sekali pakai. Reuse contohnya menggunakan pembersih makeup pakai ulang dan recycle dengan mendaur ulang kardus bekas paket untuk dijadikan tempat alat tulis,” jelas Aditia. 

Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, masyarakat bisa berkontribusi langsung dalam upaya pengurangan kadar CO2 di udara terbuka yang biasanya timbul dari aktivitas pembakaran limbah atau sampah pasca konsumsi. “Tokopedia melalui gerakan Tokopedia Hijau mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan. Masyarakat yang belanja lewat Tokopedia Hijau bisa mengurangi sampah pasca konsumsi karena barang yang dikirim akan menggunakan kemasan yang lebih ramah lingkungan, seperti paper wrap, kertas cacah, serat nanas dan alternatif lainnya,” kata Aditia.

 

5. Beralih ke moda transportasi umum untuk bantu kurangi polutan berbahaya

Naik transportasi umum bisa menjadi pilihan masyarakat untuk membantu mengurangi kadar polusi udara. Dengan memilih moda transportasi umum, masyarakat tidak hanya membantu mengurangi polutan, tetapi mendukung gaya hidup aktif yang bermanfaat bagi kesehatan fisik.

Untuk memudahkan masyarakat menggunakan berbagai jenis moda transportasi umum, Tokopedia memiliki layanan top-up uang elektronik yang bisa digunakan kapan pun dan di mana pun. Selain itu, ada pula layanan pembelian tiket moda transportasi seperti kereta api dan pesawat untuk kebutuhan mobilitas yang lebih jauh.

sumber : siaran pers
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement