Rabu 24 May 2023 15:10 WIB

Biaya Produksi Film The Little Mermaid Diperkirakan Hampir Rp 3 Triliun

Disney berharap bisa mendulang kesuksesan dari film The Little Mermaid.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Aktris Halle Bailey sebagai Ariel di film live action terbaru dari Disney, The Little Mermaid. Film live-action The Little Mermaid garapan Disney memiliki anggaran tinggi.
Foto: Dok Disney
Aktris Halle Bailey sebagai Ariel di film live action terbaru dari Disney, The Little Mermaid. Film live-action The Little Mermaid garapan Disney memiliki anggaran tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film live-action The Little Mermaid garapan Disney memiliki anggaran tinggi. Dengan ekspektasi box office yang besar, Disney berharap bisa mengulang kesuksesan dari film tersebut.

Disney belum merilis angka resmi untuk anggaran The Little Mermaid 2023, namun total biaya diperkirakan sekitar 200 juta dolar AS atau sekitar Rp 2,97 triliun. Angka ini akan menempatkan anggaran remake live-action di kisaran total akumulasi box office yang sama dengan film aslinya. Merujuk Box Office Mojo, seperti dilansir laman Screen Rant, Rabu (24/5/2023), sebagian besar film live-action Disney yang menggunakan CGI-realisme yang berat memiliki anggaran yang sama, seperti Aladdin yang menghabiskan biaya sebesar 183 juta dolar AS, Beauty and the Beast yang memiliki anggaran produksi sebesar 160 juta dolar AS, dan The Lion King yang dilaporkan menghabiskan anggaran sebesar 260 juta dolar AS.

Baca Juga

Mengacu pada film live-action Disney yang dirilis secara teatrikal, skala besar The Little Mermaid dengan CGI bawah air yang substansial membuat anggaran sebesar 200-250 juta dolar AS menjadi masuk akal. Meskipun biaya tinggi The Little Mermaid tidak menjadikannya sebagai film live-action Disney termahal, namun anggarannya mendekati anggaran film live-action Disney terlaris, The Lion King, yang meraup lebih dari 1,6 miliar dolar AS di box office setelah rilis tahun 2019. 

Box office The Little Mermaid diperkirakan tidak akan mencapai angka sebesar itu, namun film tahun 2023 ini masih akan menghasilkan pendapatan yang cukup untuk mencapai titik impas dan menjadi kisah sukses finansial lainnya bagi Disney. Berdasarkan perkiraan anggaran The Little Mermaid sebesar 200 juta dolar AS, film Disney ini harus menghasilkan setidaknya 500 juta dolar AS di box office agar bisa sukses. Aturan umum yang berlaku adalah sebuah film harus mendapatkan keuntungan setidaknya 2,5 kali lipat dari anggarannya, jadi jika box office The Little Mermaid berada di antara 500-625 juta dolar AS, maka film remake live-action terbaru Disney ini akan meraih kesuksesan.

 

Namun, studio ini kemungkinan besar mengincar angka yang mendekati 1 miliar dolar AS di box office sebelum The Little Mermaid mulai ditayangkan di Disney Plus. The Little Mermaid yang menghasilkan lebih dari 625 juta di box office sebelum akhir penayangannya di bioskop merupakan hal yang masuk akal, mengingat film ini telah lama ditunggu-tunggu, tanggal rilisnya yang jatuh pada akhir pekan Memorial Day, dan potensi penayangannya yang cukup lama di musim panas. Disney tidak memiliki film rating PG berbujet besar lainnya yang tayang di bioskop pada musim panas ini, sehingga The Little Mermaid tampaknya akan menguasai penonton yang lebih muda di bioskop hingga setidaknya awal musim gugur.

Menurut Deadline, The Little Mermaid diproyeksikan akan menghasilkan sekitar 110 juta dolar AS di box office Amerika selama akhir pekan pembukaan. Jadi jika angka-angka ini tetap kuat pada pekan-pekan berikutnya, film live-action ini akan mampu mencapai total 1 miliar dolar AS.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement